Suara.com - Hillary Clinton menyampaikan permintaan maaf karena pernah menggunakan email pribadi dengan server kantor saat masih menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS).
Hillary, yang kini menjadi kandidat kuat capres dari Partai Demokrat, mengakui kalau hal itu dilakukannya karena server pribadinya tak cukup menampung email di rumahnya di New York, AS.
“Itu kekeliruan. Saya menyesal soal itu. Saya siap bertanggung jawab,” kata Hillary dalam wawacanara khusus dengan ABC News seperti dikutip dari Reuters, Rabu (9/9/2015).
Dalam dua kali wawancara sebelumnya, Hillary berkeras meminta maaf atas kontorversi penggunaan server kantor untuk pribadi saat masih menjadi menteri.
Dia menyebut kalau tindakan itu tidak melanggar dan dibolehkan.
Hillary menjadi bahan perbincangan media dan lawan politiknya soal bagaimana dia bisa menangani informasi pemerintah yang sensitif, sejak kasus itu muncul.
Badan infestigasi FBI kini sedang melakukan pengusutan dan pengujian untuk mengetahui bagaimana informasi rahasia di bekas kantor Hillary ditangani.
Hillary sendiri mengklaim kalau dia sama sekali tidak pernah menyentuh informasi rahasia di email pribadinya, yang sebetulnya haram dilakukan oleh pemerintah AS. (reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina
-
Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan
-
13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini