News / Internasional
Rabu, 09 September 2015 | 14:30 WIB
Kamerawati televisi swasta Hungaria menjegal seorang lelaki pengungsi yang menggendong anak kecil. (Reuters/Marko Djurica)

Suara.com - Seorang juru kamera perempuan sebuah stasiun televisi swasta di Hungaria dipecat setelah ketahuan menendangi dan menjegal para pengungsi asal Timur Tengah. Rekaman aksi si juru kamera beredar di internet dan menuai kecaman.

Aksi keji kamerawati itu tak hanya terabadikan dalam satu rekaman video saja. Dalam sebuah video, dirinya terlihat menendang seorang gadis kecil, sementara di video lain, Petra terlihat jelas menjegal seorang lelaki yang sedang menggendong anaknya hingga jatuh terjerembab.

Sebagian besar pengungsi merupakan korban perang Suriah. Saat peristiwa itu terjadi, para pengungsi tersebut sedang menghindari kejaran polisi Hungaria di perbatasan sebelah selatan dengan Serbia.

"Seorang karyawan N1TV hari ini menunjukkan perilaku yang tak bisa diterima di wilayah Roszke," bunyi pernyataan dari N1TV atau yang lebih dikenal dengan nama Nemzeti TV.

"Kami sudah memutus kontrak si kamerawati hari ini juga," lanjut pernyataan tersebut.

Nemzeti TV tidak menyebut identitas si kamerawati. Namun, sebuah situs pemberitaan Hungaria, 444.hu menyebut bahwa si kamerawati bernama Petra Laszlo.

Hingga kini, belum diketahui apa motif dari si kamerawati melakukan perbuatan yang tidak berperikemanusiaan itu. Nemzeti TV, tempat si kamerawati bekerja, memang menggelar acara bincang-bincang mingguan dengan Gabor Vona, seorang tokoh sayap kanan dari Partai Jobbik. Partai ini amat menentang imigrasi dan gelombang pengungsi masuk Eropa. (Reuters)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Ditanya soal Kasus Setya, Fahri: DPR Bebas Bertemu Siapa Pun

Wapres Jusuf Kalla Keluar dari RSCM Pagi Ini

Tukang Kunci Duplikat Yogya Digugat Pengusaha Rp1 Miliar

Terjawab, Mengapa Pengungsi Ramai-ramai Datangi Eropa

Load More