Suara.com - Seorang juru kamera perempuan sebuah stasiun televisi swasta di Hungaria dipecat setelah ketahuan menendangi dan menjegal para pengungsi asal Timur Tengah. Rekaman aksi si juru kamera beredar di internet dan menuai kecaman.
Aksi keji kamerawati itu tak hanya terabadikan dalam satu rekaman video saja. Dalam sebuah video, dirinya terlihat menendang seorang gadis kecil, sementara di video lain, Petra terlihat jelas menjegal seorang lelaki yang sedang menggendong anaknya hingga jatuh terjerembab.
Sebagian besar pengungsi merupakan korban perang Suriah. Saat peristiwa itu terjadi, para pengungsi tersebut sedang menghindari kejaran polisi Hungaria di perbatasan sebelah selatan dengan Serbia.
"Seorang karyawan N1TV hari ini menunjukkan perilaku yang tak bisa diterima di wilayah Roszke," bunyi pernyataan dari N1TV atau yang lebih dikenal dengan nama Nemzeti TV.
"Kami sudah memutus kontrak si kamerawati hari ini juga," lanjut pernyataan tersebut.
Nemzeti TV tidak menyebut identitas si kamerawati. Namun, sebuah situs pemberitaan Hungaria, 444.hu menyebut bahwa si kamerawati bernama Petra Laszlo.
Hingga kini, belum diketahui apa motif dari si kamerawati melakukan perbuatan yang tidak berperikemanusiaan itu. Nemzeti TV, tempat si kamerawati bekerja, memang menggelar acara bincang-bincang mingguan dengan Gabor Vona, seorang tokoh sayap kanan dari Partai Jobbik. Partai ini amat menentang imigrasi dan gelombang pengungsi masuk Eropa. (Reuters)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Ditanya soal Kasus Setya, Fahri: DPR Bebas Bertemu Siapa Pun
Wapres Jusuf Kalla Keluar dari RSCM Pagi Ini
Tukang Kunci Duplikat Yogya Digugat Pengusaha Rp1 Miliar
Terjawab, Mengapa Pengungsi Ramai-ramai Datangi Eropa
Berita Terkait
-
Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR
-
Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret
-
Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun
-
BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming
-
Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang
-
Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK
-
Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia
-
4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?
-
Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
-
Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara
-
Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?