Suara.com - Citra Satelit Terra Aqua Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofika mendeteksi 131 "hotspot" atau titik panas di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Kepala Stasiun BMKG Bandara Temindung Samarinda Sutrisno, Rabu (9/9/2015) sore, mengatakan ke-131 titik panas tersebut terdeteksi pada pukul 05.00 WIB atau pukul 06.00 Wita.
"Hari ini (Rabu) sekitar pukul 05.00 WIB, citra Satelit Terra Aqua BMKG mendeteksi 131 titik panas di wilayah Kaltim dan Kalimantan Utara," kata Sutrisno.
Sebanyak 128 titik panas itu kata Sutrisno, terpantau di wilayah Kalimantan Timur yakni, di Kabupaten Paser terpantau 43 titik panas, 39 di Kabupaten Kutai Kartanegara, 22 titik panas terdeteksi di Kabupaten Kutai Barat, 13 di Kutai Timur serta 11 titik panas terpantau di Kabupaten Berau.
Di wilayah Kalimantan Utara lanjut Sutrisno, hanya ada tiga titik panas terdeteksi yakni berada di Kabupaten Bulungan.
"Citra Satelit Terra Aqua BMKG, tidak mendeteksi adanya titik panas di wilayah Kota Samarinda karena yang terpantau citra satelit luasannya minimal satu hektare persegi," kata Sutrisno.
Sementara, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim Wahyu Widhi Heranata mengatakan, pada 8 September 2015, citra Satelit Terra mendeteksi tiga titik panas di Kutai Barat dan satu di Kutai Kartanegara.
Pada Selasa (8/9/2015) tersebut tambah Wahyu Widhi Heranata, Satelit Aqua mendeteksi 77 titik panas di wilayah Kaltim yakni, sebanyak 22 berada di Kabupaten Paser, 21 titik panas di Kabupaten Kutai Kartanegara, di Kutai Barat terdapat 16 titik panas, sebanyak 13 di Kutai Timur, masing-masing dua titik panas di Kabupaten Mahakam Ulu dan Penajam Paser Utara serta satu di Kabupaten Berau.
Di hari yang sama kata Wahyu Widhi Heranata, citra Satelit NOAA-18 mendeteksi tiga titik panas di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara dan di wilayah Kaltim terpantau 55 titik panas yakni, sebanyak 20 titik panas di Kabupaten Paser, 10 di Kabupaten Berau, sebanyak 11 di Kabupaten Kutai Kartanegara, lima di Kutai Timur, di Kutai Barat terdapat empat titik panas serta dua di Kabupaten Penajam Paser Utara.
"Kemarin (Selasa) jarak pandang di Bandara Kalimarau Kabupaten Berau hanya sekitar dua kilometer dan dalam kondisi berasap dan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan sekitar 10 kilometer," ujar Wahyu Widhi Heranata. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Malam-malam Mendiktisaintek Brian Yuliarto Datangi Istana, Dibonceng Patwal
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov
-
Laras Faizati Divonis Bersalah Tapi Bebas, Bivitri: Ini Bukan Putusan Demokratis
-
Prabowo Diprediksi Reshuffle Usai Evaluasi saat Retret, Siapa saja Menteri Layak Diganti?