Suara.com - Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabarrskrim) Mabes Polri yang baru, Komisaris Jenderal Polisi Anang Iskandar mendatangi Gedung Komisi Pberantasan Korupsi(KPK), Jumat(11/9/2015) siang. Ada apa?
Anang yang menggantikan Komjen Budi Waseso tersebut datang mengenakan kemeja putih. Dia didampingi seorang ajudan. Anang tiba di Gedung KPK sekitar pukul 10.15 WIB.
Tak banyak kata yang disampaikannya. Dirinya hanya menyampaikan bahwa kedatamgannya hanya semata untuk bersilahturami. Mengingat dirinya merupakan pejabat baru sebagai penegak hukum.
"Mau silahturahmai dengan pejabat yang lain, saya ini pejabat yang baru," kata Anang.
Anang secara resmi menjadi Kabareskrim pada, Senin (7/9/2015) lalu. Sebelumnya melalui rapat Dewan Tinggi Kepangkatan(Wanjakti) memutuskan untuk memerintah Anang meninggalkan posisinya sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN).
Dengan menjadi Kabareskrim, mantan Kapolda Jambi tersebut sudah dihadapkan pada tugas berat untuk menyelesaikan kassu korupsi yang terjadi di Perusahaan Negara, PT Pelindo II yang dipimpin oleh R.J. Lino, di mana sudah dimulai penyidikannya pada masa kepemimpinan Komjen Budi Waseso.
Selain itu, dirinya juga dihadapkan pada masalah rengganganya hubungan antar lembaga penegak hukum. Karenanya, diharapkan pada masa kepemimpinanya, Kepolisian, KPK, dan Kejaksaan dapat saling berkoordinasi untuk menegakkan hukum dan memberantas korupsi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Danamon Rayakan HUT ke-70, Perkuat Inovasi D-Bank PRO dan Hadirkan Ragam Promo untuk Nasabah
-
Utang BGN Tembus Rp1,6 Triliun, Ini Daftar Tunggakannya ke Pihak Ketiga
-
Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam
-
Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?
-
Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus 'Follow The Money' dan Sita Aset
-
Program Makan Bergizi Gratis Belum Capai Target, Realisasinya Baru 59 Persen
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset
-
BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai