Suara.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso mengungkapkan, BNN banyak menemukan kasus dimana seorang pengedar mengaku pengguna atau korban untuk menghindari proses pidana dan hanya dihukum rehabilitasi saja.
"Rehabilitasi itu untuk korban, kalau dia korban dan merasa baru sebulan atau dijebak, harap melapor segera, itu direhabilitasi. Tapi kalau sudah lama dan ketergantungan dan baru bilang korban, kan bagaimana? Rehabilitasi jangan jadi tempat bersembunyi dari pidana," tegas Budi sebelum rapat dengar pendapat dengan Komisi III, DPR, Jakarta, Selasa (15/9/2015).
"Ini kan hanya wacana yang kita sempurnakan supaya lebih efektif dan efesien, jangan rehab-rehab saja, yang mungkin bandar berlindung di situ (mengaku korban dan direhabilitasi)," tambahnya.
Karenanya, BNN tengah mengkaji untuk merivisi UU narkotika. Menurutnya, pengguna narkotika bisa tetap direhabilitasi, namun pidananya tidak hilang. Atau dengan kata lain, pengguna narkotika itu dipenjara sambil direhabilitasi.
"Karena itu, ada yang pelru kita revisi, perbaiki. Ini sedang ditelaah dengan tim, kita juga akan kordinasi dengan DPR dan kementerian lembaga lain. Semua harus diperbaiki," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer
-
Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora
-
PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro
-
Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat