Suara.com - Meski telah didiagnosa gagal ginjal kronis, itu tidak menyurutkan semangat calon jemaah haji asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Martani (48), untuk pergi ke Mekkah.
Berbekal semangat dan niat menjalankan rukun Islam yang kelima, Martani berangkat haji dengan kelompok terbang 68 ditemani suaminya, Abdurrohim.
“Saya sudah pasrah pokoknya. Biarpun sakit seperti ini (gagal ginjal), saya ingin bisa melaksanakan ibadah haji dengan sukses,” kata Martani saat ditemui di Embarkasi Haji Solo, Jawa Tengah, Selasa (15/9/2015).
Warga Banaran, Sambung Macan itu, mengaku penyakitnya sudah dirasakan sejak dua tahun yang lalu. Setiap empat hari sekali Martani harus mengganti cairan yang ada dalam tubuhnya.
Selain itu juga melakukan cuci darah setiap sepekan sekali. Tujuannya untuk mengantisipasi dan menghindari pembengkakan organ tubuhnya, akibat penyakit gagal ginjal tersebut.
“Saya mengganti cairan dianel 1,5 persen untuk enam jam sekali dan 2,5 persen untuk 10 jam sekali. Soalnya kalau lebih dari itu bisa menyebabkan pembengkakan ginjal dan ini sudah saya jalani selama dua tahun,” katanya.
Sebelum berangkat ke Mekkah, Martani sudah menyiapkan sebanyak 80 liter cairan extraneal untuk 14 jam. Cairan tersebut sengaja dibawa dari Indonesia untuk sewaktu-waktu dibutuhkan selama menjalani ibadah haji.
“Niatan untuk naik haji sudah lama. Saya sama suami daftar haji tahun 2010 dan baru berangkat tahun ini,” kata dia.
Selain ditemani suami, Martani juga akan didampingi petugas dari tim kesehatan ibadah haji bernama Saekhun.
Menurut Saekhun, tim kesehatan telah menyiapkan 80 liter cairan untuk keperluan Martani selama di Tanah Suci. Jumlah tersebut, kata dia, cukup untuk keperluan selama menjalankan ibadah haji.
“Alhamdulillah fisik Ibu Martani ini sangat kuat. Sehingga bisa mengganti cairan sendiri. Jumat (11/9/2015) kemarin juga telah melakukan cuci darah,” ujar dia. (Labib Zamani)
Tag
Berita Terkait
-
Kloter Pertama Haji 2026 Berangkat Serentak, Ribuan Jamaah Mulai Diterbangkan
-
Latihan Manasik Jamaah Calon Haji di Tangsel
-
Tata Cara Salat di Pesawat, Panduan bagi Jemaah Calon Haji
-
Cegah Dehidrasi saat Haji: Ini Langkah-langkah Penting agar Tetap Fit di Tengah Cuaca Panas Ekstrem
-
Kabar Baik, Pemerintah Arab Saudi Tahun Ini Tak Batasi Calon Jemaah Haji Lansia
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
-
Media Asing: Donald Trump 'Permalukan' FIFA Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
Terkini
-
Nama Disebut di Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Untuk Sikat Para Pemfitnah
-
Siap-siap! Polri Buka Peluang Lulusan Paket C Ikut Seleksi Anggota, Ini Alasannya
-
Roy Suryo Serang Balik! Polisikan Rismon Sianipar dan Lechumanan Terkait Keterangan Palsu dan Fitnah
-
Afiliasi Politik di Dapur MBG Jadi Sorotan, YLKI Desak BGN Buka Data Pengelola SPPG
-
Ortu Bongkar Fakta Horor Daycare Little Aresha, Anak Dipaksa Tidur di Lantai Hingga Alami PTSD Berat
-
Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri
-
Rumor Pergantian Menkeu Menguat Usai Chatib Basri Bertemu Prabowo, Ini Kata Dasco
-
Jaksa Bongkar Niat Jahat Nadiem Makarim: Tak Hanya Rencana, Tapi Dieksekusi Sistematis
-
Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel
-
Instruksi Ngeri Ketua Yayasan Daycare Little Aresha: Kalau Lari-larian Diikat Saja