Suara.com - Banyak cerita unik di balik perjalanan para pengungsi dan imigran menuju Eropa, tanah di mana mereka menggantungkan masa depan dan harapan mereka. Salah satunya adalah cerita soal remaja Suriah berusia 17 tahun bernama Aslan dan anjingnya, Rose.
Aslan adalah warga Kota Damaskus, ibu kota Suriah. Bersama anjing kesayangannya, ia menempuh perjalanan sejauh 482 kilometer menuju Eropa.
Dalam perjalanan menuju Pulau Lesbos, Aslan berulang kali diminta merelakan anjingnya. Namun, Aslan selalu menolak.
"Saya menyayangi anjing saya. Saya membutuhkannya," kata Aslan seperti dikutip Independent.
I love my dog!"Some people will ask - you have only a small bag?""Yes.""And you bring your dog?""Yes.""Why?""I love my dog!"Many animal lovers will relate to this 17-year-old boy from Damascus, Syria. And we've seen many like him carrying their animals with them on the long journey from Syria, across the Mediterranean Sea and through Europe. When forced to flee home because of war, many people would never dream of leaving their pets behind.
Posted by UNHCR on 19 September 2015
Aslan bahkan membuatkan Rose si anjing, sebuah paspor. Aslan sama dengan ratusan ribu pengungsi lainnya, mereka hanyalah manusia biasa yang pernah memiliki kehidupan normal sebelum negara mereka dikoyak oleh perang. Tak mengherankan mereka pun membawa benda-benda kesayangan, bahkan hewan peliharaan mereka.
Menurut badan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang mengurusi masalah pengungsi, UNHCR, ada 4.086.760 warga Suriah yang menjadi pengungsi dan sebagian besar tinggal di negara-negara tetangga Suriah. Sementara itu, lebih dari 7,6 juta warga Suriah lainnya menjadi pengungsi di negeri sendiri. (Independent)
Tag
Berita Terkait
-
Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR
-
Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
4 HP Spek Premium untuk Gaming Berat hingga Fotografi Kualitas Tinggi
-
Studio Passione Garap Anime Gourmet Berjudul I Love Dokagui! Mochizuki-san
-
Diserang dari Seluruh Penjuru, Infantino Mohon Maaf Batal Jual Saham Piala Dunia
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadir di PIK2, Saat Tepat Wujudkan Rumah dan Kendaraan Impian
-
BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru
-
Suspensi Berlanjut, Saham WIKA Masih Belum Bisa Dibeli
-
Investor China Ancam Seret Proyek PSEL Makassar ke Arbitrase Internasional, Klaim Rugi Rp2,4 T
-
Peringatan 81 Tahun Bom Hiroshima Menuntut Penghapusan Senjata Nuklir Dunia Sekarang
-
Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana, Bahas Solusi Pangan hingga Teknologi Perahu Surya
-
Pemerintah Klaim Lapangan Kerja Baru Lebih Banyak Ketimbang PHK