Suara.com - Tiga pasangan atlet putra pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sukses menembus putaran perempat final turnamen Thailand Terbuka 2015 setelah memenangkan pertandingan putaran kedua di Muangthong Thani Nonthaburi Bangkok, Thailand, Kamis (1/10).
Tiga pasangan itu, seperti diumumkan Tim Humas dan Media Sosial PBSI dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Kamis malam, adalah Angga Pratama-Ricky Karanda Suwardi, Marcus Fernaldi Gideon-Kevin Sanjaya Sukamuljo, dan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira- Ade Yusuf.
Angga-Ricky melaju ke perempat final setelah memenangkan laga "perang saudara" dengan sesama pasangan pelatnas PBSI Berry Angriawan-Rian Agung Saputro. Pasangan Berry-Rian mengundurkan diri pada game kedua karena cedera yang dialami Berry pada lengan kanan atas.
"Berry mengatakan tangannya sakit sebelum pertandingan. Saat latihan, Berry juga tidak bermain maksimal," kata Rian.
Pelatih ganda putra PBSI yang menemani atlet-atlet pelatnas di Bangkok Aryono Miranat mengatakan cedera Berry pada otot tendon bisep tidak berat. Tapi, cedera itu akan bertambah parah jika Berry memaksakan bermain.
Pada perempat final, Angga Ricky akan melawan pasangan Jepang Takuto Inoue-Yuki Kaneko yang telah mengalahkan ganda lain Indonesia Markis Kido-Angripinna Prima Rahmanto Putera 21-17, 21-9.
"Kami akan bermain maksimal dengan menguasai lapangan. Kami akan mempersiapkan diri untuk pertandingan besok," kata Ricky.
Di sisi lain, pasangan Marcus-Kevin memenangkan pertandingan putaran kedua dari pasangan Jepang Kenta Kazuno-Kazushi Yamada 21-18, 21-13.
Pada putaran perempat final, Marcus-Kevin akan melawan wakil Hong Kong Or Chin Chung-Tang Chun Man yang mampu menyingkirkan pasangan unggulan tiga asal Tiongkok Li Junhui-Liu Yuchen 21-23, 21-17, 21-14.
Sementara, pasangan Ade-Wahyu masuk putaran perempat final setelah menaklukkan wakil Malaysia Thien How Hoon-Lim Khim Wah 21-12, 21-14.
Ade-Wahyu akan melawan pasangan tuan rumah Puavaranukroh Dechapol-Kedren Kittinupong yang telah mengalahkan pasangan Singapura Yong Kai Terry Hee-Kean Hean Loh 24-22, 21-12 pada putaran kedua. (Antara)
Berita Terkait
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
Kevin Sanjaya Bangga Indonesia Tuan Rumah PBS World Championship Series
-
Bintang Dunia Ikut Tanding, Predator PBC Indonesia International Open 2025 Siap Digelar di Jakarta
-
Pendidikan Kevin Sanjaya Menantu Hary Tanoe yang Diangkat Jadi Bos MNC Vision, Belum S1?
-
Mencolok Sendiri, Erina Gudono Dituding Salah Kostum Hadiri Pesta Ultah Cucu Hary Tanoe
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF