Suara.com - Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Riau, AKBP Anggoro Sukartono, menyatakan jajarannya kini mendalami dugaan tindakan asusila yang diduga dilakukan oleh Kepala Satuan Intelijen dan Kemanan Polres Kepulauan Meranti.
"Kita segera panggil yang bersangkutan untuk diperiksa. Saat ini penyidik provos telah memeriksa sejumlah saksi," kata Anggoro kepada wartawan di Pekanbaru, Jumat.
Diberitakan sebelumnya seorang perwira pertama yang merupakan Kasat Intelkam Polres Meranti berinisial AKP I kedapatan menerima tamu seorang wanita di dalam ruang kerjanya pada Rabu malam lalu (30/9/2015).
Wanita yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu berada di ruang sang Kasat cukup lama sehingga menimbulkan kecurigaan personil Polres Meranti lainnya.
"Ada dua personil yang melihat bahwa yang bersangkutan bersama dengan wanita itu di dalam ruang kerjanya," ujarnya.
Selanjutnya dua personil tersebut lalu melaporkannya ke Kepala Bagian Sumberdaya Polres Meranti untuk kemudian melakukan pemeriksaan.
Akan tetapi saat digrebek, hanya ditemukan AKP I sementara wanita yang sempat terlihat bersama Kasat telah keluar terlebih dahulu.
Lebih lanjut, AKBP Anggoro mengatakan jika pihaknya terus menelusuri identitas wanita yang dimaksud. "Kita cari tahu dia itu siapa, apakah diundang atau ada keperluan lainnya masuk ke dalam ruang yang bersangkutan pada malam hari," ujarnya.
Sementara itu, ia mengatakan pihaknya akan mengusahakan untuk melakukan pemeriksaan AKP I di Polda Riau.
"Pemeriksaannya kita usahakan untuk bisa diperiksa di Polda. Suratnya saat ini sudah dalam pengajuan ke Kapolda," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami