Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi istri, Iriana Widodo, sudah hadir di acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-70 di di Dermaga Pantai Indah Kiat, Cilegon, Banten, Senin (5/10/2015).
Jokowi datang sekitar pukul 08.35 WIB langsung disambut tempuk tangan para warga yang juga hadir di acara tersebut.
Dalam acara upacara peringatan HUT TNI, Presiden Jokowi akan menjadi inspektur upacara. Adapun Letjen TNI Edy Rahmayadi yang sehari-hari menjabat sebagai Pangkostrad akan ditunjuk sebagai komandan Upacara. Selain itu, TNI juga akan mempertunjukan beberapa atraksi dan parade di HUT ke-70 ini.
TNI akan mengerahkan 5.540 personel dari tiga angkatan untuk parade dan defile. Diantaranya Batalyon gabungan Pamen TNI 269 personel. Brigade upacara I Gabungan 809 personel, yang terdiri dari POM TNI, Wan TNI dan Akademi TNI. Brigade upacara II TNI AD 809 personel, yaitu Kopassus dan dua Batalyon Kostrad.
Brigade upacara III TNI AD 809 personel, yakni 300/R, Batalyon 312/KH dan Batalyon 201/JY. Brigade upacara IV TNI AL 809 personel dari Batalyon Bintara, Batalyon Tamtama Pelaut dan Marinir. Brigade upacara V TNI AU 809 personel, terdiri air crew, Bintara/Tamtama AU dan Paskhas. Kemudian Batalyon gabungan PNS 269 personel dari ketiga angkatan.
Batalyon upacara Bbalacad Kodam III/Siliwangi 300 personel, Drum band gabungan Taruna/taruni akademi TNI sebanyak 333 personel, Korsik gabungan TNI 284 personel dan panji-panji gabungan TNI 40 personel.
Selain upacara, juga dilaksanakan demonstrasi prajurit, seperti demo Yongmodo TNI AD sebanyak 3.233 prajurit. Demo ini adalah keterampilan prajurit dalam teknik beladiri militer. Kemudian terknik beladiri Gibon, Sasu. Kemudian TNI AL mendemonstrasikan operasi laut gabungan, operasi amphibi.
Serta sebanyak ratusan persenjataan dari tiga matra, yakni Angkatan Laut, Angkatan Darat dan Angkatan Udara dikerahkan untuk memeriahkan HUT tersebut. Diantaranya pesawat tempur angkatan udara, tank-tank tempur angkatan laut dan angkatan darat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Polda Metro Larang Bundaran HI Jadi Lokasi Demo Mahasiswa, Minta Dialihkan ke Patung Kuda dan DPR
-
Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029
-
Massa Mahasiswa Diadang Rantis ke Bundaran HI, Sempat Terjadi Aksi Dorong
-
Bantah Kenal Pejabat Bea Cukai, Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Blueray
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
WALHI 'Semprot' Pemprov DKI: Bukannya Perluas Akses Transportasi Umum, Malah Naikkan Tarif
-
Heri Gunawan dan Istri Kompak Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR BI-OJK, KPK Bakal Panggil Paksa?
-
Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara
-
Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah
-
Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer