Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dikenal memiliki cara kerja yang serba cepat dan lugas, kembali memberi peringatan kepada seluruh pejabat di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), termasuk para pengusaha dan asosiasi yang bermitra dengan KKP. Susi terutama meminta untuk tidak lagi menggunakan "kata-kata bersayap" atau kata-kata yang belum pasti.
Susi bahkan tak segan-segan menegur salah satu pengusaha yang melontarkan "kata-kata bersayap" ketika berbincang dengannya. Namun tidak secara langsung, teguran tersebut diselipkan Susi dalam sebuah candaannya.
"Pak, tolong, kalau ngomong di sini jangan pakai kata-kata bersayap. Ini saya ingatkan kembali, di sini semua (pejabat KKP) saya sudah tegur dan ingatkan, dilarang keras menggunakan kata-kata bersayap. Jadi enggak boleh itu. Ada kata 'akan', 'nanti' atau apa, itu saya ada kamusnya. Nanti saya kasih. Di sini mau taunya tanggal, bulan dan tahunnya," kata Susi sambil tertawa, di kantornya, Jumat (9/10/2015).
Teguran tersebut terkait permintaan Susi kepada pengusaha untuk segera melakukan pembangunan pabrik, minimal satu pabrik setiap bulannya. Namun sang pengusaha belum bisa memberikan kepastian sanggup atau tidaknya memenuhi permintaan tersebut. Susi sendiri meminta hal itu demi mendongkrak perekonomian Indonesia, dengan memperbanyak pabrik pengolahan hasil laut.
"Jadi kan, Pak Presiden minta kita buat produk jadinya. Jadi jangan selalu ekspor bahan mentahnya. Makanya, para pengusaha ini sanggup nggak, bangun pabrik satu per bulannya. Kalau nggak, berhenti saja jadi pengusaha. Wong bangun pabrik murah kok nggak bisa. Kalau bisa, reward-nya nanti peresmiannya saya yang resmiin. Kalau nggak bisa, Dirjen aja yang resmiin," kata Susi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Lawan Tuntutan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi Kasus Chromebook Hari Ini!
-
Molor! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Baru Bisa Dibuka Bertahap, Ini Jadwal Terbarunya
-
Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes
-
Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi
-
Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat
-
Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan