Suara.com - Pasukan Turki dilaporkan telah menembak jatuh sebuah jet tempur Rusia karena melanggar batas udara negara tersebut. Namun, laporan tersebut belum dikonfirmasi kepada kedua pihak.
Saksi mata mengklaim bahwa ada ledakan besar di Huraytan, Suriah bagian utara, sementara tiga pesawat tempur terlihat di atas.
Rumor jet Rusia ditembak saat terbang di tengah meningkatnya ketegangan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan pihak barat.
Rusia seharusnya membom target ISIS, tetapi tampaknya sebagian besar rudal mereka dilesatkan ke kantong-kantong di mana kelompok ekstremis itu tidak berada di situ.
Para pejabat Amerika Serikat mengatakan bahwa Rusia, sekutu utama Presiden Rusiah Bashar Al-Assad, telah mengarahkan serangan udara ke kelompok oposisi moderat yang didanai AS.
Namun, Rusia mengklaim pasukannya telah menghantam 55 target ISIS di Suriah dalam kurun waktu 24 jam, meskipun jet Rusia jadi kunci membantu pasukan Suriah dalam merebut sebuah desa yang tidak dikendalikan ISIS.
Rusia sendiri telah mengumumkan rencana untuk meningkatkan jumlah serangan terhadap sasaran-sasaran ISIS. Namun, Rusia juga telah bentrok dengan pasukan Turki, setelah salah satu pesawat pembom Rusia melanggar wilayah Turki.
Tapi belum ada pihak yang membenarkan rumor pesawat Rusia ditembak jatuh dalam konfrontasi terpisah.
Menurut laporan Daily Express, salah satu wartawan berkicau di Twitter bahwa tiga pesawat Turki telah merespon saat radar mengunci keberadaan MIG-29 yang digunakan pasukan Rusia.
Seorang pejabat dari Fakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO mengatakan pihaknya belum menerima laporan pesawat Rusia telah ditembak jatuh.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!