Hingga pukul 19.30 WIB, jumlah pemuda yang diamankan aparat Polda Metro Jaya mencapai ratusan orang.
"Total 766 yang ada di Polda Metro Jaya," ujar Kepala Sub Direktrorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajudan Komisaris Besar Polisi Herry Heryawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya.
Mereka diciduk dari sejumlah tempat, terutama di sekitar kawasan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Herry mengatakan mereka diamankan polisi karena sejumlah kasus. Misalnya, ikut aksi anarkis dengan menyerang Bobotoh dan sebagian lagi ditangkap karena kedapatan membawa senjata tajam.
Mereka ditangkap anggota kepolisian sektor dan resor kemudian dikumpulkan semuanya di Polda Metro Jaya.
"Diperkirakan jumlah akan bertambah," kata Herry.
Menurut pengamatan Suara.com, para pemuda yang ditangkap begitu sampai di Polda Metro Jaya langsung diminta buka baju dan berjalan jongkok.
Sambil berjalan jongkok, mereka diminta menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Sementara itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, saat ini pertandingan masih berlangsung dengan ketat antara Persib Bandung dan Sriwijaya FC. Kedudukan sementara, Persib Bandung menang dua skor atas Sriwijaya FC.
Hingga malam ini, status siaga satu untuk keamanan Jakarta belum dicabut Polda Metro Jaya. Sekitar 30 ribu polisi, saat ini dalam posisi siaga, terutama menjelang pertandingan di Senayan selesai karena beredar isu akan ada sweeping terhadap suporter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota
-
Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik
-
JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman
-
Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo
-
PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol
-
Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut
-
Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania
-
Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun
-
Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir
-
Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba