Suara.com - Pebalap muda kelahiran Solo, Jawa Tengah, Keanon Santoso siap mengibarkan bendera Merah Putih di Portugal setelah memastikan diri meraih tiket untuk turun pada kejuaraan dunia "Rotax Max Challenge Grand Final 2015" di Portimao, Portugal, 8-14 November.
"Ini kesempatan saya untuk menunjukkan yang terbaik. Memang saya belum mengenal treknya, tapi saya terus mencari data dan mempelajari karakter trek lewat internet," kata Keanon Santoso di Jakarta, Rabu (21/10/2015).
Tekad anak pasangan Yongliek Santoso dan Menik Santoso untuk menjadi yang terbaik pada kejuaraan bergengsi ini bukan tanpa alasan karena persiapan yang dilakukan sudah berjalan dengan baik. Modal juara nasional Rotax Max Junior juga menjadi bekal ke Portugal.
Selain persiapan yang matang termasuk fisik, dukungan dari kedua orang tua juga menjadi modal untuk berjuang pada kejuaraan yang levelnya lebih tinggi. Bahkan, demi prestasi terbaik di Portugal, sang ibu akan mendampingi selama Keanon Santoso menjalani belapan.
"Kondisi cuaca memang akan menjadi kendala. Di sana (Portugal) masuk musim dingin. Jelas berbeda dengan di sini yang cenderung panas. Saya akan menggunakan baju balap lebih tebal agar bisa maksimal," kata pebalap kelahiran 19 Juni 2000 itu.
Keanon Santoso memang lahir dari keluarga pebalap. Selain sang ayah yang merupakan pereli, sang kakak yaitu Kezia Santoso juga seorang pebalap gokart. Saat ini prestasinya juga mulai menanjak meski harus bertarung dengan pebalap pria. Saat ini, gadis kelahiran 7 September 1998 turun di Rotax Max Senior.
Indonesia pada kejuaraan di Portugal ini tidak hanya mengirimkan Keanon Santoso. Namun, ada empat pebalap lain yang siap mengibarkan Merah Putih di Portugal yaitu Silvano Christian, Ananda Julio Prost, Senna Sulaiman Noor dan Nabil Hutasuhut.
Keanon dan Silvano berangkat ke Portugal setelah menjadi juara nasional Rotax Max junior dan senior. Sedangkan tiga pebalap lainnya lolos ke Portugal setelah menjadi yang terbaik pada Asia Max Challenge 2015 di Malaysia.
Sementara itu, pemilik Rotax Max Indonesia, Oke D Junjungan mengatakan, lima pebalap yang dikirim ke Portugal adalah yang terbaik saat ini. Sesuai dengan rencana, semua pebalap dan tim akan bertolak menuju Portugal, 4 November nanti.
"Ada 60 negara yang akan turun pada kejuaraan ini. Semuanya akan menggunakan mesin yang sama yaitu Rotax Max. Bisa dipastikan persaingan akan ketat. Kami berharap semua pebalap asal Indonesia bisa meraih hasil maksimal," katanya.
Pada pelepasn tim di Yamaha Music Center juga dihadiri oleh Ketua PP IMI Nanan Sukarna. Mantan Wakapolri itu menegaskan jika pihaknya memberikan dukungan penuh bagi semua pebalap yang akan turun di Portugal.
"Kami akan mengirimkan tim pendamping. Kami juga akan melakukan komunikasi dengan Dubes Indonesia di Portugal," katanya.
Indonesia merupakan negara yang paling banyak melahirkan pebalap gokart. Beberapa nama besar telah muncul baik dilevel nasional maupun internasional. Salah satu pebalap yang sukses dikancah internasional adalah Rio Haryanto yang turun di GP2. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang