Suara.com - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menegaskan pihak keluarga akan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung pascapenangkapan Dewie Yasin Limpo. Syahrul merupakan kakak kandung Dewie Yasin Limpo.
"Kami tentu menerima ini secara legowo, dan menghormati semua proses hukum yang sedang berlangsung," ujar Syahrul, di Makassar, Sulsel, Kamis (22/10/2015).
Syahrul mengatakan, masalah yang menimpa anggota DPR Fraksi Partai Hanura itu adalah masalah hukum yang harus dijalani sesuai hukum yang berlaku.
"Kami berharap proses hukumnya berjalan dengan baik, keluarga tidak akan mencampuri proses hukum yang berlangsung," katanya.
Pihak keluarga, lanjut dia, percaya proses hukum akan berjalan dengan adil.
"Kami percaya KPK akan menyalahkan apa yang salah, dan demikian juga sebaliknya," katanya.
Syahrul mengatakan hingga saat ini pihak keluarga sama sekali belum dapat menghubungi Dewie yang merupakan anggota Komisi VII DPR RI itu.
"Belum bisa kita hubungi, sampai saat ini belum ada kejelasan," imbuhnya.
Pihaknya juga menegaskan kasus yang menimpa Dewie tidak terkait dengan proyek di Sulsel.
"Saya berharap pemberitaan jangan tendensius, jangan sampai semangat kita untuk membangun provinsi ini jadi terpengaruh," harapnya. (Antara)
Berita Terkait
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
KPK Incar Harta Bos Asing di BUMN, Direksi WNA Wajib Lapor LHKPN
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'