Suara.com - Agenda hari pertama kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Washington DC, Amerika Serikat (AS), adalah bertemu masyarakat dan diaspora Indonesia di Washington DC pada pukul 16.00 di Wisma Tilden.
Sebagaimana dilansir Antara, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo mendarat di Pangkalan Udara Joint Base Andrews Amerika Serikat, Minggu 25 Oktober 2015 pukul 12.21 waktu setempat.
Cuaca cerah dan bersahabat turut menyambut kehadiran Presiden dan rombongan di Amerika Serikat.
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Joko Widodo disambut oleh Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Amerika Serikat Budi Bowoleksono, Kepala Protokol Negara Amerika Serikat Duta Besar Peter Selfridge di depan pintu pesawat.
Di bawah tangga pesawat, Presiden dan Ibu Negara disambut Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia Robert O Blake.
Pangkalan Udara Joint Base Andrews yang berada di negara bagian Maryland merupakan bandar udara bagi tamu negara.
Kunjungan Presiden Jokowi ke Amerika Serikat dilakukan untuk memenuhi undangan Presiden Barrack Obama.
Dari Pangkalan Udara Joint Base Andrews, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Joko Widodo beserta rombongan terbatas menuju tempat menginap selama di Washington DC, yakni Blair House, wisma khusus bagi tamu negara dan terletak tidak jauh dari Gedung Putih.
Pada pukul 15.35 waktu setempat, Presiden dan Ibu Negara beserta rombongan meninggalkan Blair House menuju Wisma Tilden, Wisma Duta Besar LBBP RI untuk AS.
Saat dijadwalkan tiba pada pukul 15.55, Presiden Jokowi dan rombongan akan disambut Duta Besar LBBP RI untuk AS Budi Bowoleksono, Wakil Tetap RI untuk PBB Desra Percaya dan Konsul Jenderal RI di seluruh AS.
Pada pukul 16.00 Presiden Jokowi akan melakukan pertemuan dengan perwakilan masyarakat dan diaspora Indonesia di Washington DC bertempat di Wisma Tilden.
Pada kesempatan itu, Presiden menyempatkan diri untuk berdialog dengan masyarakat dan diaspora Indonesia di Washington DC.
Pertemuan akan dihadiri sekitar 1.250 masyarakat dan diaspora Indonesia di Washington DC.
Pada pukul 18.00 waktu setempat, Presiden Jokowi dan rombongan meninggalkan Wisma Tilden menuju Blair House. (Antara)
Berita Terkait
-
Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global
-
Prabowo Undang Mantan Presiden dan Wapres ke Istana Malam Ini, Jokowi Hadir
-
Misteri di Balik Jas Hitam Jokowi di India: Bawa Jas, Kenapa Tangan Kiri Tertutup?
-
Asal Mula Lahirnya 'Tembok Ratapan Solo' di Rumah Jokowi: Keisengan Digital atau Kritik Satir?
-
Heboh 'Tembok Ratapan Solo' Muncul di Google Maps, Ternyata Berlokasi di Kediaman Jokowi
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang