- Polda Metro Jaya menerbitkan surat penghentian penyidikan atau SP3 terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ketujuh Joko Widodo.
- Kuasa hukum Rismon Sianipar menyatakan perkara hukum kliennya telah dinyatakan selesai secara final di Polda Metro Jaya.
- Kepastian penghentian perkara tersebut disampaikan langsung oleh tim kuasa hukum pada hari Rabu, 15 April 2026 kemarin.
Suara.com -
Rismon Sianipar mengaku Polda Metro Jaya telah menerbitkan surat penghentian penyidikan atau SP3 terhadap kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Pantauan Suara.com, saat keluar dari Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rismon mendekap erat buku Jokowi’s White Paper dengan kedua tangannya.
Saat itu, Rismon didampingi oleh kuasa hukumnya, Jahmada Girsang, serta Ketua Umum Joman Bersatu, Andi Azwan.
“Jadi rekan-rekan, hari ini adalah finalisasi SP3. Sekali lagi saya katakan, finalisasi SP3, artinya sudah final,” kata Jahmada Girsang di Polda Metro Jaya, Rabu (15/4/2026).
Namun, Jahmada mengaku belum ingin memberikan komentar lebih banyak karena ingin kabar penghentian perkara kliennya disampaikan langsung oleh Dirkrimum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin.
“Berhubung karena Dir (Direktur) lagi keluar, kami minta Dir dulu yang harus konpres (konferensi pers) atau memberitakan kepada media lah, baru kami. Seperti waktu kami mau berangkat ke Solo,” jelasnya.
Namun, karena saat ini Dirkrimum sedang ada tugas di luar, kata Jahmada, informasi resmi belum bisa disampaikan. Meski demikian, ia memastikan perkara yang selama ini menjerat kliennya telah selesai.
“Intinya kami boleh katakan sudah selesai semua. Cuma kami tidak mau dulu membacakan apa isi-isinya, yang jelas sudah final lah ceritanya,” ungkapnya.
Sementara itu, Rismon mengaku kini dirinya telah tenang karena persoalan hukum yang menjeratnya telah berakhir.
Baca Juga: Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
Ia juga berkelakar bahwa kini dirinya bisa beristirahat dengan tenang tanpa ada hal yang mengganggu.
“Tidur nyenyak,” ucap Rismon singkat.
Berita Terkait
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
Polisi Ciduk Pengedar Ganja 6,2 Kilogram di Depok usai Dapat Laporan Warga
-
Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas