Suara.com - Sejumlah warga Kota Bogor, Jawa Barat mulai membenahi rumah yang rusak akibat hujan lebat disertai angin kencang dan puting beliau yang terjadi Jumat (30/10/2015) malam.
"Mumpung cerah dan tidak hujan, perbaiki genteng baru bisa pagi ini," ujar Warsito warga Jalan Menteng, Bogor, Sabtu (31/10/2015).
Genteng rumah Warsito bergeser akibat hujan disertai angin kencang. Kerusakan rumah Warsito menyebabkan sejumlah rembesan di beberapa ruangan.
"Hujannya deras, anginnya gede sekali. Biasanya tidak bocor, ini air merembes dari tembok-tembok. Air mengenang dimana-mana," kata Warsito.
Dia tidak memperbaiki genteng pada malam hari karena khawatir terjadi hujan dan angin susulan sehingga menunggu pagi untuk memperbaiki.
"Parah sekali, genteng-genteng bergeser, sampai atap plastik dan karpet penutup atap bergeser kemana-mana," kata Warsito.
Kondidi lebih parah dialami tetangga Warsito karena genteng rumahnya bertebangan diterjang angin.
Air hujan masuk ke dalam rumah sehingga dirinya terpaksa memindahkan sejumlah perabotan dan peralatan elektronik ke tempat aman.
"Tetangga saya yang cukup parah, atapnya terbang kebawa angin. Dia sampai pinjam kain pel kepada saya karena air yang masuk ke rumah lebih banyak," jelas Warsito. (Antara)
Berita Terkait
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Cuaca Ekstrem Terjang Jaktim Kemarin, Belasan Pohon Tumbang Timpa Ruko dan Kendaraan Warga
-
BMKG: Jabodetabek Berpotensi Diterpa Hujan Kilat dan Angin Kencang Hingga Sore
-
Diterpa Hujan dan Angin, Atap Stadion Indomilk Arena Rusak
-
Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan