Suara.com - Dua bocah perempuan yang masih sekolah SD dicabuli oleh lelaki yang merupakan tetangganya sendiri. Bahkan lelaki itu juga mencabuli seorang anak di bawah usia 5 tahun.
Anak-anak itu adalah RO (4), N (8) dan GK (7). Sementara yang menjadi tersangka pencabulan adalah Andi Bastaman. Aksi terlarang Andi dilakukan sejak tahun 2012 di rumahnya di Kapuk Raya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Dalam aksinya, Andi meminta ketiga anak itu memegang penisnya. Bahkan Andi melakukan oral di depan wajah para korban.
"Bahkan Andi sempat mengajak korbannya untuk menonton video porno, sebelum mencabuli korbannya itu," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (1/11/2015).
Sebelum mencabuli si anak, Andi bersikap baik dengan memberikan uang Rp20 ribu dan makanan minuman. Calon korban dibawa ke rumahnya.
"Memang tidak sampai ada penitrasi terhadap korban. Tapi tetap saja ini sudah termasuk perbuatan yang sangat keji," ujarnya.
Setelah salah satu orangtua korban mengetahui kalau anaknya itu telah dicabuli. Lalu tersangka ini dilaporkan oleh ke polisi pada Selasa (27/10/2015) dan saat itu pula Sub Direktorat Kekerasan Anak dan Wanita Polda Metro Jaya, menangkap tersangka pencabulan tersebut.
Tersangka Andi pun saat ini dijerat dengan pasal 76d JO Pasal 81 Undang-undang nomor 35, tahun 2014 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan minimal lima tahun penjara. (Nur Habibie)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan