Suara.com - Kementerain Riset, Tenologi dan Pendidikan Tinggi bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia dalam menanggulangi kebakaran lahan dan hutan. Kemeristek mengapresiasi mereka.
"Beberapa Perguruan Tinggi sudah melaksanakan aksi untuk membantu menangani bencana kebakaran hutan," kata Nasir Menristekdikti di gedung BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2015).
Kemenristekdikti berupaya menangani bencana kebakaran hutan dan lahan, yang dilakukan melalui Surat Edaran Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan nomor 154/E/KL/2015 kepada Perguruan Tinggi.
Program tersebut sesuai Surat Edaran Kemenristekdikti yang dikhususkan untuk Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM). Perguruan tinggi yang dekat lokasinya dengan bencana kebakaran hutan dan lahan untuk membantu melalui peningkatan kegiatan serta pengabdian masyarakat.
Beberapa perguruan tinggi yang sudah melaksanakan aksinya anatara lain ITB, UGM, UI, Undip, Universitas Andalas, Universitas Riau dan Universitas Lampung.
"Lembaga serta Perguruan Tinggi tersebut dalam menjalankan aksi untuk bencana kebakaran hutan dan lahan di bawah pengawasan Kemenristekdikti," kata Nasir.
Tidak hanya Perguruan Tinggi, LPNK Ristek pun telah melakukan upaya penangan bencana kebakaran.
"Menristekdikti beserta Lembaga dan Perguruan Tinggi akan bekerja keras menangani kebakran hutan dan lahan," kata Nasir. (Muhamad Ridwan).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Cukup! DPR Dorong Prabowo Naikkan hingga Rp8 Triliun
-
Hakim Sebut Nadiem Makarim Rugikan Negara Rp1,5 Triliun
-
Bukan Musibah Biasa, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil
-
Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung
-
Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar
-
Gus Yaqut Jalani Tindakan Medis di RS Polri, KPK Berharap Segera Kembali Hadapi Proses Hukum
-
Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan
-
Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung
-
Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi
-
Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?