Suara.com - Sekitar 12 jadwal penerbangan rute Denpasar-Lombok masih terganggu karena Bandara Internasional Lombok masih ditutup sementara sebagai dampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Barujari.
"Penutupan bandara di Lombok diperpanjang sampai Sabtu (7/11/2015) pukul 08.45 Wita," kata General Manajer PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali, Trikora Harjo ditemui di Terminal Keberangkatan Domestik di Kuta, Kabupaten Badung, Jumat (6/11/2015).
Hingga saat ini sekitar 12 penerbangan yang dilayani oleh tiga maskapai yakni Lion Air, Wings Air dan Garuda Indonesia yang masih membatalkan jadwal penerbangannya.
Terkait pelayanan kepada pengguna jasa angkutan udara yang sempat terganggu, Trikora menjelaskan bahwa pihaknya bersama Air Navigasi Indonesia dan maskapai penerbangan telah melakukan pengaturan agar tidak terjadi kekacauan.
"Ada pengaturan prioritas agar berjalan lancar dan tidak berebut. Ini sudah diatur oleh AirNav dan maskapai penerbangan," imbuhnya.
Sementara itu pantauan di Terminal Keberangkatan Domestik bandara setempat pada Jumat pagi sudah berangsur-angsur normal.
Tidak ada antrean panjang atau penumpukan penumpang baik di pintu keberangkatan ataupun di pusat pelayanan maskapai terpadu.
Sejumlah calon penumpang yang akan meninggalkan Pulau Dewata juga tidak terganggu pascaditutupnya bandara setempat sejak Selasa (3/11/2015) hingga dibuka kembali pada Kamis (5/11/2015) pukul 14.30 WITA. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan
-
Tak Perlu Bolak-balik Atur Volume, Huawei FreeClip 2 S Andalkan AI
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
Bukan Menolak Warga Pati, YLBHI Buka Suara soal Tak Izinkan Bermalam di Diponegoro 74
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Pranowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'
-
Persija Resmi Rekrut Alexander Jeremejeff, Shin Tae-yong Bisa Senyum Lebar
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Tidak Menyerah dengan Keadaan, Kisah Anak Penjual Bubur Raih Predikat Wisudawan Terbaik