Suara.com - Tewasnya seorang lelaki yang melompat dari atas salah satu gedung, sekitar pukul 16.00 WIB, membuat geger warga sekitaran gedung Central Cikini, Jakarta Pusat.
"Saya kira itu tadi tukang sampah yang lagi ngamuk yang biasa ngambil sampah di situ (tewasnya korban) di sebelah gedung klinik Baruna," kata salah satu office boy Klinik Baruna, Agus (53) kepada suara.com, Jumat (6/11/2015).
Saat itu Agus yang bekerja sebagai OB di klinik tersebut sedang membersihkan kaca pintu masuk klinik. Tiba-tiba saja ia mendengarkan suara dari arah sebelah tempatnya bekerja.
"Saya denger suara kaya benda jatuh kencang gitu, saya pikir awalnya tukang sampah, eh nggak taunya orang sudah kondisi berdarah," ujarnya.
Saat itu korban sekaligus yang merupakan tersangka kasus pencurian dengan kekerasan itu mengenakan handuk berwarna dan baju lengan buntung berwarna putih.
"Pas saya liat, orangnya itu kayak habis mandi, soalnya cuma pakai handuk sama kaos tangan buntung, terus juga kepalanya berdarah," katanya.
Saat itu pun Agus langsung melaporkan ke Polsek Menteng, Jakarta Pusat.
"Kondisi dia (korban sekaligus tersangka) masih kejang-kejang belum mati. Ya sudah saya langsung kasih tahu hotel sebelah (Hotel Mega Cikini) dan saya juga langsung telepon polisi," ujarnya.
Sebelumnya diketahui, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Polisi Ridwan R Solplanit membenarkan jika ada seorang pria tewas di salah satu hotel.
"Iya benar, memang ada yang tewas di sekitaran hotel batavia, Jakarta Pusat, sekitar pukul 16.00 WIB," kata Ridwan saat dikonfirmasi suara.com, Jumat sore.
Ternyata pria yang tewas tersebut ialah salah seorang tersangka dalam kasus pencurian dengan kekerasan.
"Yang tewas itu tersangka kasus 365, polsek Taman Sari, Jakarta Barat, yang dalam masih pengembangan polsek Taman Sari," ujarnya.
Pria ini nekat melompat dari salah gedung hotel, karena menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Taman Sari, Jakarta Barat.
"Pria itu lompat di salah satu gedung hotel, karena mencoba melarikan diri dari kejaran polisi," katanya. (Nur Habibie)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis