Tujuan pemberian uang yang dilakukan mantan Wakil Ketua Umum Bidang Energi dan Pertambangan di Kamar Dagang dan Industri Indonesia Herman Afif Kusumo kepada mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik terungkap di persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (9/11/2015). Uang tersebut diberikan untuk penyelenggaraan acara ulang tahun Jero Wacik yang ke 69.
Hal itu terungkap dari pengakuan saksi, mantan pegawai PT. Trinergi Mandiri Internasional, Ali Rahman, yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi di persidangan Jero.
Ali mengakui pernah diperintahkan Herman Afif, atasannya, untuk mengantarkan uang sebesar Rp349 juta untuk membantu perayaan ulang tahun yang digelar di Hotel Puri Darmawangsa, pada 24 April 2012. Setelah menghubungi pengelola hotel, uang tersebut ditransfer melalui BNI cabang Patra Jasa.
"Saya diperintah Herman Afif untuk bayar ke Dharmawangsa. Saya diminta bayarin tunai ke Dharmawangsa. Cuma saya telepon Dharmawangsa ngga bisa tunai jadi saya confirm ke Pak Herman. Terus saya transfer ke BNI," kata Ali di Pengadilan Tipikor.
Ali mengaku tidak mengetahui kalau uang tersebut untuk membayar acara ultah Jero. Dia mengaku hanya melaksanakan tugas dari bos. Bukti pembayaran pun ada.
"Tugas sudah selesai saya laksanakan. pembayaran sudah selesai," kata Ali.
Transaksi tersebut juga diakui oleh saksi lain yang dihadirkan jaksa KPK yakni teller BNI cabang Patra Jasa, Novita Indriyani Putri.
Dia mengakui pernah menerima pembayaraan yang ditransfer Ali untuk membayar acara ultah Jero Wacik.
"Dari Pak Ali Rahman ke Puri Dharmawangsa. setoran cash Pak ali rahman ke Puri Dharmawangsa," kata Novita
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU