Suara.com - Para pemimpin Arab dan Amerika Selatan berkumpul pada Selasa (10/11/2015) untuk mengikuti konferensi tingkat tinggi (KTT) yang bertujuan memperkuat hubungan antara kawasan itu, yang secara geografis jauh tapi kuat secara ekonomi.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon direncanakan menghadiri pembukaan KTT Ke-4 Negara Arab-Amerika Selatan di Riyadh, yang dimulai pukul 16.00 waktu setempat.
Televisi negara melaporkan kedatangan Presiden Nicolas Maduro dari Venezuela, yang negaranya masuk anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) bersama dengan Arab Saudi, eksporter minyak terbesar di dunia.
Presiden Rafael Correa dari Ekuador, negara anggota paling kecil di OPEC, juga tiba. Sejauh ini belum segera jelas apakah para kepala negara Amerika Latin lainnya akan hadir.
Para presiden Arab yang tiba termasuk Omar al-Bashir dari Sudan, Abdel Fattah as-Sisi dari Mesir dan Fuad Masum dari Irak dan juga Presiden Palestina Mahmud Abbas, demikian laporan media negara.
Para pemimpin lain mencakup raja-raja di Teluk dan Raja Abdullah II dari Jordania.
Menjelang pertemuan dua hari itu, Menteri Luar Negeri Sudan Ibrahim Ghandour mengatakan "jendela-jendala" kerja sama telah lama terjalin "tapi belum cukup terbuka untuk memanfaatkan kemampuan" yang dimiliki kedua kawasan.
Sebagai contoh, Sudan memiliki lahan dan air "yang dapat memungkinkannya jadi keranjang makanan Arab dan Amerika Selatan".
KTT antara 22 anggota Liga Arab dan 12 negara dari Amerika Selatan diadakan pertama kali pada 2005.
Pertemuan-pertemuan itu merupakan prakarsa Presiden Brazil waktu itu Luiz Inacio Lula da Silva, yang negaranya menjadi tuan rumah KTT pertama. (Antara)
Berita Terkait
-
Tolak Narasi Pigai, KNPB: Papua Punya Hak Merdeka Sesuai Prinsip Menentukan Nasib Sendiri!
-
Pentagon Mau Tarik Pasukan AS dari Wilayah Timteng yang Diserang Iran, Nyerah?
-
Harga Minyak Stabil di Tengah Eskalasi Serangan di Jalur Pelayaran Timur Tengah
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Rupiah Ambruk 106 Poin, Geopolitik Timur Tengah hingga Inflasi AS Jadi Momok
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
- Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong
-
PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98
-
Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang
-
Gunung Geulis Sukabumi Terbakar, 4 Hektare Lahan Hangus Api Mendekati Pemukiman
-
Ramalan Shio 26 Agustus 2026, 4 Shio Ini Mulai Melihat Jalan Keluar