Ketua Tim Penyidikan Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Agung, Victor Antonius [suara.com/Oke Atmaja]
Tim satuan tugas penyidik Kejaksaan Agung menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Rabu (11/11/2015). Pemeriksaan tersangka kasus korupsi dana hibah pemerintahan Provinsi Sumatera Utara tahun 2013 tidak dilakukan di Kejagung, melainkan di gedung KPK.
Saat ini, Ketua Tim Penyidikan Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejagung Victor Antonius sudah berada di KPK.
"Kita akan periksa Gatot dalam kasus bansos," kata Victor di KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Victor tidak mau bicara banyak, dia langsung masuk ke dalam gedung KPK.
Gatot juga sudah berada di KPK. Dia juga tidak mau bicara perihal kasus yang menjeratnya.
Penyidik Kejagung menetapkan Gatot menjadi tersangka pada Senin (2/11/2015). Selain Gatot, Kejagung juga menetapkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Eddy Sofyan menjadi tersangka.
Saat ini, Ketua Tim Penyidikan Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejagung Victor Antonius sudah berada di KPK.
"Kita akan periksa Gatot dalam kasus bansos," kata Victor di KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Victor tidak mau bicara banyak, dia langsung masuk ke dalam gedung KPK.
Gatot juga sudah berada di KPK. Dia juga tidak mau bicara perihal kasus yang menjeratnya.
Penyidik Kejagung menetapkan Gatot menjadi tersangka pada Senin (2/11/2015). Selain Gatot, Kejagung juga menetapkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Eddy Sofyan menjadi tersangka.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
Cafe deClan Signature Milik Siapa? Diduga Jadi 'Gudang Uang' Jampidsus Febrie Adriansyah
-
AHY Gaungkan 'Silaturahmi 360', Demokrat Bakal Keliling Temui Semua Parpol
-
TNI Buka Suara soal Prajurit Bersenjata di Rumah Jampidsus: Bukan Terkait Penyidikan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Penggeledahan Serentak di 12 Titik, Polisi Telusuri Dugaan Pencucian Uang Kasus Korupsi BUMN
-
Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa
-
Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?
-
Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun