Suara.com - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau agar warga di sepanjang pesisir Sumatera bagian barat dan Jawa bagian selatan tak khawatir dengan fenomena peningkatan kejadian gempa yang makin sering.
Dalam sehari ini misalnya, BMKG mencatat terdapat empat kali gempa yang tergolong lumayan besar, seperti gempa susulan dua kali di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, dengan kekuatan 4,4 dan 4,6 pada Skala Richter.
Gempa berikutnya terjadi di Manggarai Barat, NTT, dengan kekuatan kegempaan mencapai 4,4 Skala Richter dan terakhir di Yogyakarta dengan kekuatan gempa hingga 5,6 Skala Richter yang dirasakan hingga Lembang, Bandung, Jawa Barat.
Menurut Kepala pusat Seismologi Teknik Geofisika BMKG Jaya Murjaya yang dihubungi suara.com, Rabu malam (11/11/2015), warga di daerah rawan gempa memang harus waspada tapi tak perlu khawatir karena gempa pasti terjadi setiap hari di Indonesia.
“Setiap hari Indonesia diguncang gempa di sepanjang Sumatera dan Jawa sampai NTT, cuma biasanya hanya kecil. Yang signifikan itu tadi di Yogyakarta,” kata Jaya.
Dia mengatakan, hal itu karena Indonesia dikepung tiga lempeng besar bumi, yakni lempeng Indo Australia, Asia dan lempeng Pasifik.
“Belum lagi patahan di daratan. Contohnya ada patahan di sepanjang Sumatera sepanjang 1.650 kilometer,” jelasnya.
Karena itu, menurut Jaya, masyarakat Indonesia tak perlu khawatir dan takut dan mengikuti petunjuk keselamatan jika ada gempa. Misalnya, keluar dari rumah atau bersembunyi di bawah meja dengan mempersiapkan air darurat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ciri-Ciri Makhluk Hidup yang Perlu Diketahui, Lengkap dengan Penjelasannya
-
Tabrakan Beruntun di Tol Dalam Kota Dekat GT Senayan, Dua Orang Luka
-
Tone Deaf Bukan Sekadar Label: Politik Punya Andil Besar dalam Hidup Kita
-
Cara Membersihkan Pori Tersumbat akibat Makeup, Ikuti 10 Tips Ini
-
BPS Jelaskan Mengapa Bisa Masuk Desil Tinggi Meski Merasa Ekonomi Pas-pasan
-
Paradoks SDA Indonesia: Ketika Kekayaan Negeri Sendiri Menjadi Barang Mewah
-
Netizen Bandingkan Dana Suvenir HUT RI dengan Penanganan Bencana, Ini Kata Menkeu
-
Buntut OTT Rektor Unsoed, Anggota DPR Desak Pemerintah Audit Nasional Jalur Mandiri PTN
-
Sengketa Lahan SDI Pembangunan Pamulang, Polisi Sebut Kedua Pihak Sepakat Mediasi
-
BNI wondrX Gratis, Hadirkan Kesempatan Ikut Lelang Rejeki wondr Setiap Hari