Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat RI, Winantuningtyastiti (suara.com/Bowo Raharjo)
Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyastiti mengatakan telah diperiksa penyidik KPK terkait gaji anggota DPR, Kamis (12/11/2015).
Winantuningtyastiti diperiksa selama kurang lebih lima jam sebagai saksi untuk bekas anggota Komisi VII DPR dari Partai Hanura Dewie Yasin Limpo yang terjerat kasus dugaan suap proyek pembangunan pembangkit listrik di Kabupaten Deiyai, Papua.
"Iya diperiksa sebagai saksi untuk Dewie, ditanya gaji DPR juga," kata Winantuningtyastiti.
Pemeriksaan Winantuningtyastiti sebenarnya tidak masuk agenda hari ini.
Seperti diketahui, Selasa 20 Oktober 2015 lalu, Dewie ditangkap oleh satuan tugas KPK dalam operasi tangkap tangan di Bandara Soekarno-Hatta.
Saat itu, KPK juga menangkap staf Dewie, pengusaha, dan Kepala Dinas Pertambangan Kabupaten Deiyai. Semuanya telah ditetapkan menjadi tersangka.
Winantuningtyastiti diperiksa selama kurang lebih lima jam sebagai saksi untuk bekas anggota Komisi VII DPR dari Partai Hanura Dewie Yasin Limpo yang terjerat kasus dugaan suap proyek pembangunan pembangkit listrik di Kabupaten Deiyai, Papua.
"Iya diperiksa sebagai saksi untuk Dewie, ditanya gaji DPR juga," kata Winantuningtyastiti.
Pemeriksaan Winantuningtyastiti sebenarnya tidak masuk agenda hari ini.
Seperti diketahui, Selasa 20 Oktober 2015 lalu, Dewie ditangkap oleh satuan tugas KPK dalam operasi tangkap tangan di Bandara Soekarno-Hatta.
Saat itu, KPK juga menangkap staf Dewie, pengusaha, dan Kepala Dinas Pertambangan Kabupaten Deiyai. Semuanya telah ditetapkan menjadi tersangka.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino
-
Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas
-
Harga Pertamax Melonjak, Pemerintah Sedang Rumuskan Stimulus bagi Masyarakat
-
Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan
-
Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong
-
Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?
-
Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN
-
Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat
-
Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?
-
Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat