Selama proses ini berjalan di MKD, adakah tekanan dari pihak luar?
Kalau kepada saya, tidak ada tekanan. Dan saya berharap juga teman-teman tetap enjoy di dalam melaksanakan tugas di MKD.
Apakah ada saran dari Istana atau Presiden Jokowi untuk penanganan kasus ini?
Tidak ada saran. Karena ini kan tidak bisa diintervensi. Cuma, yang perlu kita evaluasi dalam tata beracara ini, dan di dalam UU MD3, di dalam kita bersurat ke luar, tidak perlu melalui pimpinan. Di dalam kita memeriksa pimpinan, atau memeriksa sekjen, tidak perlu izin pimpinan. Supaya tidak ada conflict of interest seperti kemarin, kita mau periksa sekjen, sekjen mengatakan dari hasil rapat konsultasi harus izin pimpinan, ini kan jadi berhenti kita. Kita nggak bisa panggil sekjen.
Berkaca dari penanganan kasus pertemuan pimpinan DPR ke pengusaha asal Amerika Serikat, Donald Trump, MKD seberapa optimistis bisa menangani kasus ini?
Saya haqul yakin kalau bukti itu ada. Kalau bukti rekaman ada, kita tinggal panggil ahli IT untuk memvalidasi originalitas dari suara-suara itu. Kan selesai. Karena kan sudah ada juga pengakuan dari beliau, ada pertemuan tiga kali, terakhir 8 Juni.
Kalau nanti terbukti ada pelanggaran etika, apa sanksi untuk Setya Novanto?
Ada ringan, ada sedang, dan berat. Kalau ringan teguran, kalau sedang itu pencopotan dari jabatan. Kalau berat itu pemberhentian, minimal tiga bulan dan atau pemberhentian tetap.
Buntut kasus yang ditangani MKD, belakangan muncul wacana penggulingan Setya Novanto atau kocok ulang ketua DPR, MKD melihatnya seperti apa?
Kami tidak mencapai ranah sana. Kami hanya menjalankan fungsi penegakan kode etik di DPR. Kalau pun ada arah ke sana, itu bukan ranah MKD. Pokoknya kami memeriksa begini, putusannya begini, selesai. Tapi kita lihat nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya
-
Isak Tangis di Pusara Kopilot Smart Air: Keluarga Pertanyakan Keamanan Bandara Usai Penembakan KKB
-
KPK Minta Saksi Lapor ke Dewas Terkait Dugaan Penyidik Minta Uang Rp10 Miliar