Suara.com - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-27 di Kuala Lumpur City Center (KLCC), Sabtu (21/11/2015) pagi.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengenakan stelan jas warna hitam dengan dasi merah dan Ibu Negara memakai kebaya merah dan kain batik tiba di lokasi acara sekitar pukul 08.45 waktu setempat.
Kehadiran Jokowi bersama istri Iriana disambut PM Malaysia Najib Rajak dan istri Rosmah Mansor dengan bersalaman. Setelah bersalaman dan berfoto, Presiden Jokowi dan Ibu Negara menuju tempat yang telah ditentukan.
Serangkaian kegiatan akan diikuti oleh Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada hari pertama KTT ke-27 ASEAN pada hari Sabtu.
Pada pukul 09.00 Waktu Setempat (WS) Presiden dan Ibu Negara akan menghadiri Upacara Pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Ke-27 yang dilanjutkan dengan Pleno Pertemuan KTT ke-27 ASEAN.
Usai Pleno, menurut Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana, Presiden menyaksikan penandatanganan ASEAN Convention Against Trafficking in Persons Especially Women And Children.
Pada siang harinya, Presiden mengikuti KTT ke-18 ASEAN - Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Pertemuan ini dihadiri PM RRT Li Keqiang dan akan membahas kerja sama ASEAN-RRT dan berbagai topik lainnya.
Satu jam kemudian, Presiden menyaksikan Signing Ceremony of The Protocol To Amend The Framework Agreement on Comprehensive Economic Co-Operation Between ASEAN and The People's Republic of China dilanjutkan dengan KTT ke-13 ASEAN - India.
Pada sore harinya, Presiden menghadiri KTT ke-18 ASEAN Plus Three (Republik Korea, Jepang, RRT). Dalam pertemuan ini, Presiden Republik Korea Park Geun-hye, PM Jepang Shinzo Abe dan PM RRT Li Keqiang.
Setelah itu, Presiden menyaksikan Penandatanganan The Charter of The Establishment of Council of Palm Oil Producing Countries antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Malaysia dilanjutkan dengan pertemuan ASEAN Plus Three Leaders Interface With East Asia Business Council.
Pada pukul 17.30 WS Presiden akan melakukan pertemuan bilateral dengan PM Selandia Baru John Key. Kemudian Presiden mengikuti�KTT Ke-3 ASEAN-Amerika Serikat.
Malam harinya, Presiden dan Ibu Negara menghadiri Gala Dinner oleh PM Malaysia Najib Razak beserta istri Rosmah Mansor. Semua kegiatan KTT ke-27 ASEAN dan KTT lainnya dilaksanakan di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), Kuala Lumpur Malaysia.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Okupansi Hotel Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Anjlok Drastis, Banyak Pembatalan
-
KY Uji Kualitas Ratusan Calon Hakim Agung, Masyarakat Diajak 'Kuliti' Rekam Jejak Peserta
-
Nyawa Melayang Gara-gara Senggolan, Pembacok Karyawan Pabrik Roti di Cengkareng Akhirnya Ditangkap!
-
Pedas! Gus Ipul Semprot Amien Rais: Saya Selalu Ingat Gus Dur, Dia Gak Bisa Dipercaya!
-
Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu
-
Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!
-
SDN Tebet Barat 08 Pagi Terapkan Belajar Daring Usai Tembok Kantin Ambruk Terkikis Air
-
Peneliti Soroti Keberadaan DPN dan Potensi Dominasi Kemenhan, Ini Bahayanya
-
Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak