Suara.com - Kota Cirebon, Jawa Barat akan dijadikan kota percontohan pengelolaan sampah di Indonesia karena mampu mengelola sampai dengan baik.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Agus Saefudin di Cirebon, Sabtu, mengatakan pihaknya bekerjasama dengan pemerintah Kota Cirebon akan menjadikan Cirebon sebagai salah satu kota percontohan untuk pengolahan sampah karena sekarang ini pengolahan sampah di kota-kota besar belum maksimal.
"Kami jadikan Cirebon Kota pengolah sampah karena sampah-sampah yang dari perumahan maupun yang lainya bisa dikelola dengan baik," kata Agus.
Ia juga menuturkan sampah jika dikelola dengan baik akan dapat menadi sebuah komoditas yang sangat menguntungkan, dimana hal ini perlu dikembangkan dan dilakukan untuk bisa mengelola sampah, baik itu yang organik maupun nonorganik.
"Di beberapa negara maju sampah sudah menjadi komoditas yang menguntungkan dan di Indonesia harus bisa menangani sampah dan mengolahnya," katanya.
Sementara itu Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron menambahkan sampah harus diprogramkan dan menjadi prioritas di perkotaan jika tidak dikelola, maka akan menjadi persoalan yang dampaknya tidak baik dan sampah harus dikelola dengan sebaik mungkin.
"Sampah bisa bernilai kalau diprogramkan dan dikelola dengan baik," ujarnya.
Ia mengatakan seharusnya Pemerintah Kota Cirebon merespon dengan baik atas dipilihnya Cirebon menjadi salah satu percontohan pengolahan sampah dan itu mesti ditindak lanjuti oleh Pemkot.
"Tindak lanjut Pemkot sangat dibutuhkan untuk kota Cirebon sebagai kota percontohan pengolahan sampah," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Petaka Ban Bocor di Cengkareng: Sopir Boks Ditebas Celurit Begal Bermodus Tanya Alamat
-
Cerita Wamenkes Dante Hadapi Pasien yang Sebut Vaksin Hanya Akal-akalan Pemerintah
-
5 Fakta Menarik Seputar Usulan Purbaya soal Selat Malaka yang Bakal Dikenakan Tarif
-
Konflik Selat Hormuz Berlanjut, Iran Tegaskan Gencatan Senjata Tidak Berlaku Selama Ada Blokade AS
-
Hakim Percepat Sidang Kasus Chromebook, Nadiem Makarim Hanya Diberi 3 Hari Hadirkan Saksi
-
Siapa Paolo Zampolli? Utusan Khusus Trump yang Usulkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Longsor Intai Jakarta, BPBD DKI Petakan 9 Kecamatan Rawan
-
7 Fakta di Balik Kisah Haru Guru Honorer Azis: Viral karena Gowes 10 Km Tiap Hari
-
Mengapa Parpol Takut Jabatan Ketum Dibatasi? Pengamat: Tanda Takut Kehilangan Kendali Republik
-
PM Lebanon Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang Usai Serangan Udara Tewaskan Jurnalis Al Akhbar