Suara.com - Polda Metro Jaya telah menyiapkan enam ribu personil guna mengantisipasi rencana aksi mogok nasional yang akan dilakukan para buruh pada Selasa (24/11/2015) besok.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan para perwakilan buruh agar aksi mogok nasional yang rencananya digelar selama tiga hari tersebut bisa berlangsung kondusif.
"Polda Metro Jaya menyiapkan 6.000 personil. Proses komunikasi dengan para pengurus elemen buruh. Mengimbau agar melaksanakan penyampaian pendapat di muka umum secara tertib dan sesuai undang-undang," kata Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/11/2015) malam.
Menurut Iqbal, pihaknya akan memfokuskan pengamanan di kawasan-kawasan industri seperti di wilayah Bekasi, Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Tangerang.
"Kita lebih prioritas pada kawasan Jababeka, timur, utara dan tangerang. Akan disiapkan pula beberapa water canon," katanya.
Dikatakan Iqbal, pihaknya tidak segan-segan melakukan tindakan tegas apabila ada dari para buruh yang melakukan sweeping pabrik atau melakukan penutupan akses di pintu masuk tol.
"Memberi hak untuk mogok tapi ada tata cara aturannya. Sweeping, menutup jalan tol tidak dibenarkan. Kami juga akan menegakan upaya jika ada pelanggaran," katanya.
Lebih lanjut, Iqbal menambahkan mengenai pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan sesuai kondisi di lapangan.
"Saya harap kawan-kawan buruh tidak melakukan hal-hal negatif saat mogok kerja," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Tolak Penetapan UMSK 2026, Ribuan Buruh Jawa Barat Gelar Aksi di PTUN Bandung
-
Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!
-
Pengeluaran Masih Nombok, Buruh Jakarta Desak Pramono Anung Revisi UMP 2026 di Depan Balai Kota
-
Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Aksi Buruh di Monas
-
Ribuan Buruh Mau Geruduk Istana Hari Ini, Bawa Tiga Tuntutan Mendesak
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital