Suara.com - Anggota DPR RI dari Partai Golkar, Misbakhun, mengutuk aksi penyerangan yang dilakukan oleh 30 preman bersenjata terhadap Tim Posko Rumah Aspirasi Misbakhun saat memasang baliho bebas narkoba di Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gading Rejo, Kota Pasuruan, Minggu (22/11/2015) malam.
"Saya prihatin dan mengutuk keras aksi premanisme yang terjadi di Kota Pasuruan. Dan saya meminta aparat kepolisian bertindak sigap untuk mengusut tuntas kasus tersebut," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Senin.
Misbakhun menghimbau masyarakat Kota Pasuruan untuk tidak mudah terprovokasi aksi premanisme dengan tetap solid menjaga dan membangun suasana kondusif.
Dia berharap masyarakat Kota Pasuruan untuk menjaga dan membangun suasana kondusif, apalagi ini menjelang Pilkada 9 Desember.
"Jangan sampai salah satu agenda nasional, yakni Pilkada serentak ternodai oleh aksi kekerasan dalam persaingan Pilkada di Kota Pasuruan," Dia mengatakan, karena itu dirinya menghimbau masyarakat jangan mudah termakan dan terprovokasi isu apapun yang tujuannya untuk melakukan kekerasan.
Hal itu menurut dia, sejalan dengan himbauan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu bahwa para peserta pilkada serentak 2015 "bertanding" secara sehat, yang menang maupun kalah harus saling menerima.
"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Pasuruan untuk menjaga situasi agar selalu kondusif saat ini, dan tetap terjaga sampai kapanpun," ujarnya.
Dia mengatakan, tuga kita semua menjaga suasana masyarakat tetap dalam persaingan kompetisi demokrasi pilkada yang sehat di Kota Pasuruan.
Sebelumnya, Tim Posko Rumah Aspirasi Misbakhun mulai memasang baliho pada Minggu (22/11/2015) pukul 15.00 WIB.
Koordinator Tim Posko, H. Malik mengatakan, pemasangan baliho itu rencananya di 20 titik namun baru memasang di 16 titik peristiwa penyerangan itu terjadi.
Malik mengungkapkan, ketika Tim memasang di Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gading Rejo, tiba-tiba ada 30 orang berkendaraan bermotor sambil membawa pentungan dan pistol menyerang Tim Posko.
Kejadiannya 22.30 WIB, saat teman-teman konsentrasi pasang baliho, tiba-tiba kami didatangi 30 preman bawa pentung dan pistol dan langsung menyerang kami," ujarnya.
Malik mengatakan dalam kejadian itu, ada dua korban yang dahinya dipukul gagang pistol sehingga harus dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis.
Selain itu, menurut Malik kameranya dirampas preman dan 10 menit setelah kejadian itu, aparat Polsek Gading Rejo datang ke tempat kejadian peristiwa (TKP) untuk penyelidikan lebih lanjut. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Daftar Nama 10 Calon Pejabat OJK Pilihan Prabowo yang Bakal Ikuti Tes Uji Kelayakan
-
Purbaya Umumkan Daftar 20 Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Tak Ada Suahasil-Misbakhun
-
Ferry Irwandi Soroti Mindset Spekulatif Masyarakat Terhadap Kripto
-
Menkeu Purbaya: Belum Ada Anggota DPR Ikut Seleksi OJK
-
Misbakhun Daftar Jadi Calon Ketua OJK, Purbaya: Rumor Itu Mungkin Salah
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Drone Iran Hantam Dubai Creek Harbour Saat Militer Israel Mulai Gempur Teheran Besar-besaran
-
Upaya Kabur Gagal, Dua Tersangka Korupsi Kementan Diciduk Polisi di Ogan Ilir
-
Bazar Ramadan, Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan
-
Mabes TNI Jelaskan Mutasi Pati: Pangdam Jaya Jadi Bintang Tiga, Jabatan Kaster TNI Diaktifkan Lagi
-
Pemkot Semarang Siapkan 7 Armada Bus Angkut Pemudik Asal Semarang di Jakarta
-
Media Israel Tuduh Mojtaba Khamenei Patah Kaki Habis Dibom Demi Pencitraan Jadi Pahlawan
-
Ironi Jakarta Menuju Kota Global: Aspal Terus Dibongkar Akibat Tak Punya Sarana Utilitas Terpadu
-
Prabowo: Krisis Global Jadi Peluang, Indonesia Percepat Swasembada Pangan dan Energi
-
1 Tahun Danantara, Prabowo Pesan: Eling dan Waspada Kelola Kekayaan Negara!
-
Prabowo Tegaskan Tak Mau Laporan Palsu di BUMN dan Danantara: Jangan Main-Main!