Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Kahar Muzakir dijaga ketat aparat kepolisian. Kahar pun dikawal oleh 11 aparat kepolisian yang berjaga-jaga di depan ruang rapat MKD.
Menurut pengamatan Suara.com, Kahar selalu didampingi 11 polisi. Mulai ketika keluar dari ruang rapat, hingga ketika ia meninggalkan gedung Nusantara II. Polisi pun masih berjaga-jaga di depan ruang MKD untuk menunggu Kahar.
Namun, berbeda dengan Wakil Ketua MKD lainnya yakni Junimart Girsang dan Sufmi Dasco Ahmad tak dijaga oleh petugas baik itu Pamdal (Pengamanan Dalam) dan aparat kepolisian. Hanya Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Surahman Hidayat, yang dikawal oleh tiga orang Pamdal (Pengamanan Dalam).
Saat akan keluar dari Gedung Nusantara II, Kahar pun langsung diserbu awak media. Lagi-lagi 11 aparat kepolisian terus menjaga Kahar, yang akan meninggalkan gedung. Awak media pun kesulitan untuk mewawancarai Kahar, karena mendapatkan pengamanan ketat dari aparat kepolisian.
Kahar yang akan keluar dengan menggunakan eskalator, langsung diberondong pertanyaan dari awak media. Awak media menanyakan, adanya inisiatif dirinya untuk menutup kasus dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Setya Novanto yang mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait perpanjangan kontrak PT Freeport.
"Nggak ada keterangan saya. Rapat tertutup. Kalau saya berikan keterangan, nanti saya bisa dipecat," kata Kahar sembari bergegas pergi.
Berita Terkait
-
Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua
-
Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026
-
PTFI dan Masyarakat Papua Tengah: 10 Tahun Perubahan, Harapan Baru untuk Ekonomi Berkelanjutan
-
Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba
-
Perusahaan Indonesia dan AS Teken 11 Kesepakatan Bisnis Senilai Rp648 Triliun
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tampang Bak BMW Harga di Bawah Brio, Intip Pesona Skoda Slavia
-
Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai
-
Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi
-
Isu PTDI Dijual ke Asing Mencuat, Bosnya Akui Prabowo Minta Kerjasama Dengan Industri Global
-
Manga Aksi-Time Travel Fate Rewinder Diadaptasi Anime TV, Tayang April 2027
-
Mikroplastik Tembus Lautan Dalam, Keseimbangan Ekosistem Laut Terganggu
-
5 HP Android dengan Kamera Terbaik yang Dijual di Indonesia, Juaranya Foto dan Video HD
-
First Look Serial Below Rilis, Josh Hartnett Didapuk Jadi Bintang Utama
-
Bagaimana Cara Memilih Jam Tangan Pintar Sesuai Kebutuhan? Ini 5 Tipsnya Sebelum Membeli
-
WALHI Bongkar Eksploitasi Ugal-ugalan di Jawa, Dari Reklamasi Jakarta hingga 20 PSN Jatim