Suara.com - Presiden Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI), Ahmad Sahroni mengatakan, manajemen Sirkuit Internasional Sentul haruslah baik dan luar biasa, lantaran sirkuit tersebut disiapkan hendak menjadi tuan rumah MotoGP 2017. Sahroni sendiri mengaku rencana masuknya Sentul sebagai salah satu penyelenggara ajang MotoGP 2017, sangat disambut baik oleh insan otomotif Indonesia.
"Bagus sekali. Tapi jangan sampai ini tidak dimanfaatkan Indonesia. Di otomotif, kami mau pemerintah bergabung merekomendasikan ini jadi pariwisata," kata Sahroni kepada wartawan, di sela-sela acara gala dinner FOCI di Senayan, Jakarta, Rabu (2/12/2015) malam.
Menurut Sahroni lagi, dengan pariwisata yang dikelola baik, wisatawan tentu bakal merasa nyaman. Dampaknya, jumlah wisatawan akan tinggi, sehingga berdampak pula pada roda ekonomi yang berjalan dengan baik.
"Hotel di sekitarnya harus baik, perjalanan ke Sentul harus lebih baik, fasilitas harus juga baik. Jangan sampai sudah kasih duit, tapi Sentul tidak dikasih manajemen yang luar biasa," katanya lagi.
Sahroni juga berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bisa lebih memperhatikan hal itu, karena jika seluruh pihak mendukung, baik sektor otomotif, pariwisata dan ekonomi di kawasan Sentul diyakini bakal lebih maju.
Diketahui, Indonesia memastikan siap menjadi tuan rumah salah satu seri MotoGP 2017, setelah pemerintah melalui Kemenpora menandatangani Letter of Intent (LoI) yang merupakan salah satu syarat yang diajukan promotor Dorna. LoI itulah yang oleh pihak Dorna dibawa pada rapat dengan federasi balap motor dunia (FIM) di Spanyol, beberapa waktu lalu, dengan salah satu agenda adalah pembahasan kalender MotoGP 2017.
Sementara itu, manajemen Sentul sendiri sebelumnya menegaskan jika mereka akan segera melakukan renovasi sirkuit satu-satunya di Indonesia tersebut. Sesuai dengan rencana, renovasi akan mulai dilakukan pada awal Desember ini, di mana praktis semua kegiatan di Sentul untuk sementara harus dihentikan. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!