Suara.com - Calon Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Dyani percaya diri akan terpilih lagi menjadi Wali Kota Tangsel. Calon petahana ini ikut dalam Pilkada serentak 9 Desember 2015.
Dia pun mengatakan, sudah mendapat restu dan doa dari suaminya, Wawan Tubagus Chaeri Wardana. Wawan merupakan terpidana 7 tahun penjara dalam kasus korupsi suap sengketa Pilkada Lebak dan Banten yang berperkara di Mahkamah Konstitusi (MK). Wawan pun sudah dieksekusi di Lapas Sukamiskin sejak Maret 2015.
"Tentu dia (suami) hanya berdoa apapun yang terbaik untuk saya dan anak-anak. Keluarga juga Alhamdulillah sepanjang itu memang dianggap baik, pasti keluarga akan terus mendukung," kata Airin di TPS 17 Tempat Pemungutan Suara (TPS) 17 Cluster Sutera Narada 5 RT 01/05 Alam Sutera Kelurahan Pakulonan Kecamatan Serua Utara, Tangerang Selatan, Rabu (9/12/2015).
Dia menambahkan, meski diidentikan dengan kolega korupsi, Airin tetap optimis menang dalam Pilkada ini. Sehingga dia bisa melanjutkan pembangunan di Tangsel. Dalam Pilkada ini, Airin melawan Ihsan Mojo-Li Caludia, dan Arsyid-Elvier.
"Masyarakat sudah cerdas, sudah bisa menilai dan dari awal sudah jelas kita ikuti proses hukum dan hormati proses hukum," katanya.
Airin yang berpasangan dengan Benyamin Davnie maju dalam Pilkada ini didukung oleh partai Golkar, PKS, PKB, Nasdem, PAN dan PPP. Dia pun berjanji akan membangun Tangsel dengan pembangunan yang berbasis elektronik dan transparan.
Selain itu, dia berharap ke depannya, Tangsel bisa kembali menata kota dengan baik. Karena, Tangsel merupakan salah satu kota yang bekerja sama dengan KPK baik untuk pencegahan dan penindakan gratifikasi. Selain Tangsel, ada kota Surabaya dan Pinra.
"Jadi nanti seluruh sistem pelayanan akan diektensi oleh KPK. Kita mulai 2016 dalam bentuk pemerintahan yang transparan dan elektronik," kata Airin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional