Calon Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan menyiapkan warga Surabaya menghadapi era pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2016 setelah dirinya menang berdasarkan penghitungan cepat internal PDIP dalam Pilkada Surabaya 2015, Rabu (9/12/2015).
"Kami akan semaksimal mungkin agar Surabaya bisa sejajar dengan kota lain di ASEAN," kata Risma di Posko Pemenangan Risma-Whisnu di jalan Kapuas, Rabu.
Menurut dia, pihaknya akan menyiapkan warga Surabaya menghadapi era global.
"Lima tahun ke depan jauh lebih berat dari pada lima tahun sebelumnya," katanya.
Calon petahana yang diusung PDIP ini mengungkapkan salah satu rencananya, yakni akan menjadikan Kalimas sebagai ikon wisata baru di Surabaya. Yang diperlukan untuk itu, di antaranya membuat bendungan.
"Rencananya di Kali Jagir itu bendungannya kami buat," jelas Risma.
Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga akan memberikan fasilitas pendidikan gratis tidak hanya di level SD/SMP/SMA melainkan hingga perguruan tinggi.
Risma-Whisnu juga akan membuat sistem yang ketat pada saat memimpin Pemkot Surabaya. Sistem yang dimaksud agar tidak mendorong dirinya dan Whisnu melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme.
"Ini semua demi Surabaya yang lebih baik," katanya.
Dalam hitungan cepat yang digelar PDIP, Risma-Whisnu berhasil menang telak dan menyapu bersih suara di seluruh kecamatan yang ada di Surabaya. Risma-Whisnu meraih suara 86,2 persen, sedang Rasiyo-Lucy yang diusung koalisi Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) hanya mampu mencatatkan suara 13,8 persen. (Antara)
Berita Terkait
-
Risma Apresiasi Sopir Ambulans dan Relawan Bencana: Bekerja Tanpa Libur, Tanpa Pamrih
-
Eks Mensos Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal Hadapi Bencana, Belajar dari Simeulue hingga Sumbar
-
Agar Masyarakat Lebih Peduli, Doli Golkar Kini Usul Pilpres-Pileg Juga Dipisah
-
MK Diskualifikasi Paslon pada Pilbup Mahakam Ulu karena Buat Kontrak Politik dengan Ketua RT
-
Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Serentak, Tjhai Chui Mie: Sangat Membanggakan Bagi Kami Semua
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi