Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menilai, kemenangan Partai NasDem dalam Pilkada serentak yang diselenggarakan hari ini, merupakan kebahagiaan Partai NasDem. Kata Surya, berdasarkan hitung cepat, dari 253 pasangan calon yang diusung, 129 memenangi Pilkada serentak di 264 Kabupaten Kota di Indonesia.
Oleh karena itu, ia menganggap dengan adanya kasus korupsi yang menimpa mantan kader Partai NasDem Patrice Rio Capella, yang diduga menerima uang Rp200 juta dari istri Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo Nogroho, yakni Evy Susanti perkara korupsi Dana Bantuan Sosial, tidak memiliki pengaruh kuat dalam Pilkada tahun 2015.
"Kasus korupsi tidak berpengaruh. Biar masyarakat yang menilai. Hasil seperti ini telah memberikan gambaran. Koalisi gabungan tadi yang mendukung NasDem," ujar Surya dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai NasDem, Gondangdia, Jakarta, Rabu (9/12/2015).
Lanjut Surya, ia menuturkan , dengan kemenangan yang diperoleh NasDem, merupakan bentuk amanah yang diberikan masyarakat. Karenanya, ia berharap semua kader bisa bekerja dengan baik.
"Bagaimanapun sebagai pucuk pimpinan partai, dalam menjalankan misi besar tugas bersama, tidak mudah dijalankan tanpa ada konsistensi sikap. Seiring dengan itu, harus adanya ikatan moralitas yang menyertainya," tuturnya.
Tak hanya itu, dirinya sangat bangga, dengan keberhasilan para kader yang memperoleh banyak dukungan dari masyarakat. Ia pun berharap kedepan, Partai NasDem yang telah mengemban amanah dari rakyat, berupaya melakukan yang terbaik, dalam setiap kurun waktu.
"Ini nggak mudah tapi kita lihat hasil hari ini, ya NasDem membesarkan hati. Ini sangat fenomenal ini adalah tanggung jawab moral yang lebih besar lagi dan amanah ini luar biasa sekali.
Kita berupaya lebih baik dari waktu ke waktu," tegasnya.
Berita Terkait
-
Perancang Masjid Istiqlal hingga Monas Friedrich Silaban Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
-
Pramono Anung Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Rachmat Gobel Sepekan Sebelum Wafat
-
Sudah Seperti Adik Sendiri, Surya Paloh Kenang Rachmat Gobel Sebagai Industrialis Pekerja Keras
-
Tak Ada Lagi Wacana Pilkada via DPRD
-
Usulan Pilkada Lewat DPRD Kandas? Golkar Respons Putusan MK
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau
-
Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes
-
Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi
-
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman
-
Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?
-
Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK