Suara.com - Jagad Prayogo, (33), tidak pernah berpikir akan kehilangan adiknya, Dyah Setyoningrum, dalam insiden "lift maut" di Arcadia Tower, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (10/12/2015). Meski sempat dilarikan ke rumah sakit dan mendapat penanganan, anak bungsu dari empat bersaudara itu akhirnya meninggal dunia.
"Saya mendapat kabar pada pukul 10.30, Kamis kemarin," kata Jagad, Jumat (11/12/2015).
Saat itu, Jagad sedang bekerja di salah satu instansi milik pemerintah. Jagad mendapat kabar dari orangtuanya bahwa Dyah mengalami kecelakaan dan dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Marinir Cilandak, Jakarta Selatan.
Saat Jagad sampai di rumah sakit sekitar pukul 11.30 WIB, dia mengaku masih sempat melihat adiknya dalam keadaan sadar.
"Dia meronta-ronta, karena kesakitan masih terus berteriak," kata Jagad.
Kondisi sang adik, kata Jagad, terluka pada wajah bagian depan dan meneteskan darah. Menurut dokter yang menangani sang adik, imbuh Jagad, Dyah mengalami luka parah pada kepala bagian belakang.
"Wajahnya menghantam lantai dan tidak bisa nafas, mendapatkan bantuan pernafasan," ujar Jagad.
Setelah setengah jam, atau sekitar pukul 12.00 WIB, Jagad harus menerima kenyataan bahwa sang adik telah tiada.
Jenazah Dyah dibawa ke kediaman orangtuanya di Jalan Kecapi V, No 94, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Setelah itu, jenazah Dyah disholatkan dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada pukul 17.00 WIB, Kamis (10/12/2015).
Mengenai kelanjutan Kronologis kecelakaan ini, Jagad masih tidak berkomentar banyak. Jagad menuturkan saat kejadian, perwakilan pihak perusahaan tempat adiknya bekerja memang berada di rumah sakit.
"Yang jelas ada pihak perusahaan yang membantu di sana untuk mengurusi semuanya," Tutup Jagad.
Sebelumnya terjadi kecelakaan di PT. Nestle PT. Nestle di Gedung Arcadia Tower B, Jalan TB. Simatuang, Jakarta, Kamis (10/12/2015) sekitar pukul 09.40 pagi dimana Lift pengunjung jatuh saat ada tiga orang didalam lift jatuh dari lantai Tujuh ke lantai Tiga, dan memakan korban meninggal dua orang pegawai Nestle dan satu korban pegawai Kontraktor yang mengalami luka di rawat di Rumah sakit Siloam Jakarta.
Ini nama-nama korban dalam insiden tersebut:
1. Dyah Setyoningrum (meninggal dunia)
2. Ki Agus Roy (meninggal dunia)
3. Abdul Rahman (luka berat)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Sebut Orang Minang Dajjal, Rizal Chalid Dilaporkan ke Bareskrim
Regina Jadi Saksi Ahmad Dhani, Farhat Tinggalkan Sidang
Penyakit Ini Intai Anda yang Sering Tidur Tak Nyenyak
Indonesia Sudah Perpanjang Izin Operasi Freeport Sejak Oktober
Berita Terkait
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur
-
Polisi Tetapkan Tersangka Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ini Sosoknya
-
KNKT Ungkap Fakta Baru Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Sopir Taksi Listrik Injak Gas Tapi Transmisi di Posisi Parkir!
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan
-
Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus
-
Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026
-
Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!
-
Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api
-
Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh
-
Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis
-
Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!
-
Menteri PANRB Tekankan Transformasi Digital Harus Sesuai Realitas Masyarakat
-
Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!