Polisi Resor Jakarta Timur bersama Polisi Sektor Ciracas telah melakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis ganja dan ekstasi serta memusnakan miras. Barang bukti tindak kriminal yang dimusnahkan tersebut berasal dari hasil operasi cipta kondisi selama lima bulan terakhir dari bulan Juli sampai November 2015.
Kapolres Jakarta Timur Kombes Umar Faroq menjelaskan pemusnahan narkoba berbagai jenis tersebut sebagai bentuk rasa perhatian pihak kepolisian terhadap generasi muda agar tidak terlibat dalam peredaran maupun pemakaian barang haram tersebut.
"Ini adalah bentuk hasil dari rasa perhatian kami untuk menjaga generasi muda," kata Faroq di kantor Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (15/12/2015).
Faroq menambahkan generasi muda saat ini banyak mengkonsumsi minuman keras yang memicu terjadinya tindak kejahatan atau tindakan kriminal. Kondisi ini membuat Kepolisian Jakarta Timur melakukan melakukan operasi Cipta kondisi selama lima bulan terakhir.
"Kami melakukan operasi tersebut karena banyak pemuda di saat ini yang menjadi penikmat, ganja, sabu, minuman keras, dan ekstasi," kata Faroq.
Adapun berbagai barang haram yang dimusnahkan Posek Ciracas diantaranya 30 kilogram ganja, 1, 176 sabu, 6374 berbagai merek miras, 20 dirigen miras dan 149 kantong plastik miras.
Berita Terkait
-
Memasuki Fase 8, GEF SGP Indonesia Serukan Komitmen untuk Komunitas Lokal
-
Waspada! Stiker Sedot WC Jadi Kode Transaksi Sabu di Cipayung Jakarta Timur
-
Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!
-
Bobby Nasution Ajak Kolaborasi Total Berantas Narkoba, Siap Dukung Anggaran BNNP
-
Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan
-
Arahan Prabowo ke Bahlil: Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Terulang
-
Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap
-
Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya
-
KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!