Anggota DPR dari Fraksi Demokrat Ruhut Sitompul menyebut pengunduran diri Setya Novanto dari jabatan Ketua DPR tak lepas dari adanya gerakan Selamatkan DPR atau #SaveDPR yang dicetuskan Ruhut bersama kawan-kawan di Senayan.
"Tapi kan beliau (Novanto) mengundurkan diri karena ada gerakan #SaveDPR, itu salah satunya. Jadi bagaimanapun juga Novanto sudah menciderai lembaga DPR, begitu juga kami yang nggak tahu dan nggak ada kaitannya dengan yang dia (Novanto) lakukan di luar," ujar Ruhut di gedung Nusantara II, DPR, Kamis (17/12/2015).
Luhut kemudian menyebutkan survei pendapat masyarakat yang dilansir salah satu media cetak yang menunjukkan 91 persen responden menyatakan tak percara dengan DPR sejak kepemimpinan Novanto.
"Malu gak? Tapi untunglah walaupun terlamabat, kan saya yang pertama minta sudahlah Novanto mundur sajalah kau. Dan akhirnya dia sadar, karena dia kira, dia bisa menguasai MKD," tuturnya.
Terkait dengan hasil sidang Mahkamah Kehormatan Dewan atas pelanggaran etika yang dilakukan Novanto, menurut Ruhut sudah tepat.
"Faktnya kami 10 yang dukung pelanggaran sedang, pendukungnya dia (Novanto) minta sanksi berat. Kita mana bisa kena jebakan Batman. Kalau sanksi berat itu masih ada panel, 6 bulan bisa masuk angin," kata Ruhut.
Suara.com - Novanto mundur dari Ketua DPR menjelang keputusan MKD semalam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek