Suara.com - Komisi III DPR RI telah memutuskan untuk memilih lima pimpinan KPK setelah dilakukan voting, Kamis (17/12/2015) malam.
Kelima nama yang terpilih yaitu Alexandar Marwarta, Saut Situmorang, Basaria Panjaitan, Agus Rahardjo, dan Laode Muhamad Syarif.
Alexander dipilih 46 anggota dewan, Saut Situmorang (37), Basaria Panjaitan (51), Agus Rahardjo (53), dan Laode Muhamad Syarif (37).
Setelah hasil voting dibacakan, semua anggota menyatakan setuju.
Selanjutnya, Komisi III melakukan voting putaran kedua untuk memilih ketua KPK.
Saat ini, proses voting mulai dilakukan lagi.
Sebelum voting putaran kedua, sebagian anggota Komisi III mengusulkan agar Agus Raharjo langsung dipilih jadi ketua karena perolehan suaranya paling banyak. Tapi, pimpinan sidang mengatakan pemilihan ketua harus dilakukan melalui voting lagi.
Seperti apa profil mereka? Berikut data singkatnya.
BACA JUGA:
Ahmad Dhani Tuding Mulan Lakukan Tindakan Bodoh, Baim Wong Kaget
Agus Rahardjo adalah mantan Kepala Lembaga Kebijakan Barang dan Jasa Pemerintah, dengan pendidikan terakhir S2 manajemen Arthur D Little Management Education Institute, AS.
Alexander Marwata, hakim adhoc pengadilan tindak pidana korupsi, pendidikan STAN Jakarta.
Inspektur Jenderal Pol Basaria Panjaitan, staf ahli Kapolri bidang Sosial Politik, pendidikan terakhir di Magister Hukum Ekonomi UI. Polisi wanita pertama berpangkat inspektur jenderal.
Laode Muhammad Syarif, dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanudin Makassar, senior advoser Partnership Indonesia.
Saut Situmorang, staf ahli Badan Intelijen Negara, pendidikan terakhir doktor manajemen SDM dari Universitas Persada Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum
-
Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan