Suara.com - Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak meminta pejabatnya untuk bekerja sama dengan pihak berwenang di Filipina untuk membawa pulang mayat warga Malaysia, Bernard Then Ted Fen (39) secepat mungkin.
"Saya merasa amat sedih saat mengetahui ujian DNA dilakukan pihak berwajib Filipina memastikan bahwa mayat yang dijumpai di Jolo, selatan Filipina ialah mayat mendiang Bernard Then," katanya dalam akun Facebook dan Twitternya, seperti dikutip berbagai media setempat di Kuala Lumpur, Senin (21/12/2015).
"Saya mau pejabat Malaysia bekerja sama dengan pihak berwajib Filipina dan membawa pulang ke tanah air mayat korban dengan secepat mungkin untuk membantu mengakhiri penantian keluarganya," katanya.
PM Najib juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga Bernard Then.
Pihak berwajib Filipina memastikan bahwa kepala yang ditemukan di selatan Pulau Jolo adalah warga asal malaysia itu yang dipenggal, berdasarkan uji DNA.
"Pada 15 Desember lalu, Wakil Menteri Luar Negeri Datuk Seri Reezal Merican Naina Merican mengatakan, pasukan keselamatan Filipina telah menemukan mayat tanpa kepala diduga Bernard Then dari Sarawak.
Bernard diculik sekelompok pria bersenjata di Restoran Ocean King Seafood di Sandakan, Sabah pada 14 Mei bersama pengurus restoran itu Thein Nyuk Fun (50). Tapi Thein Nyuk Fun dibebaskan pada 8 November lalu.
Sementara Bernard Then dibunuh dengan kepala dipenggal di sebuah lokasi terpencil di Pulau Jolo pada 11 November. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
ART di Serang Nekat Jadikan Anak Majikan Jaminan Utang, Minta Tebusan Rp10,5 Juta
-
Terungkap! Rangkaian Kekejaman Alex, Bocah Alvaro Kiano Dibekap Handuk, Dicekik, Jasad Dibuang
-
3 Prajurit Penculik Kacab Bank Dijerat Pembunuhan Berencana, Berkas Segera Dilimpahkan ke Oditurat!
-
DPR Desak Polisi Gerak Cepat Usut Kasus Penculikan Anak Usai Tragedi Alvaro di Pesanggrahan
-
Benarkan Alex Tewas di Tahanan, Kapolres Jaksel: Lebih Jelasnya Nanti Malam
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL