Suara.com - Jelang Natal, jemaat Gereja Kristen Indonesia Yasmin dan jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan Filadelfia menemui Dewan Pertimbangan Presiden, Rabu (23/12/2015). Mereka berdialog tentang kasus penyegelan gereja yang dilakukan pemerintah daerah.
"Kita mengadakan pertemuan dengan wantimpres pada 09.30 WIB hari ini, dimana kami diterima Pak Sidarto yang juga mantan Ketua MPR dan ibu Sri Adiningsih selaku ketua dari wantimpres," ujar Bona di kantor LBH Jakarta, Rabu (23/12/2015).
Bona menuturkan dalam pertemuan tadi, Sidarto mengeluarkan pernyataan penting terkait penyegelan rumah ibadah. Sidarto, kata Bona, mengatakan sudah seharusnya warga negara dilindungi, bukan mendapatkan diskriminasi.
"Dalam kasus ini kata Pak Sidarto, negara Indonesia adalah negara hukum jadi harus merujuk pada konstitusi dan menghargai keberagaman. Bahwa tidak boleh ada peristiwa, ada warga yang di diskriminasi dan seharusnya putusan hukum ditegakkan sesuai dengan konstitusi," tuturnya.
Usai melakukan pertemuan, kata bona, wantimpres akan menggelar rapat pleno.
"Mudah-mudahan semangat yang sama, akan mewadahi rapat pleno mereka, karena akan menghasilkan nasihat atau masukan pada presiden Jokowi yang ada dalam koridor hukum dan konstitusi Republik Indonesia dan bukan dalam kepentingan kelompok tertentu," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi