Suara.com - Pengadilan Kota Kinabalu, Malaysia, menjatuhkan hukuman penjara 100 tahun dan 15 kali cambukan pada seorang polisi karena memperkosa seorang gadis berumur 13 tahun pada 2012 silam.
Terpidana Rohaizat Abd Ani (56) yang berasal dari Pulau Pinang dinyatakan bersalah atas empat tuduhan memperkosa dan satu tuduhan melakukan pelecehan seksual antara Februari dan Mei 2012 di Hotel Tang Dynasti, Kota Kinabalu, Sabah.
Hakim menjatuhkan hukuman penjara 20 tahun dan tiga kali cambuk untuk setiap dakwaan, demikian dilaporkan berbagai media setempat, Kamis (24/12/2015).
Meski demikian, Rohaizat yang pernah bertugas sebagai Kepala Bagian Judi dan Maksiat kantor polisi Kontinjen Sabah hanya akan menjalani hukuman selama 80 tahun, setelah hakim Ainul Shahrin Mohammad memerintahkan hukuman bagi dua tuduhan atas kesalahan memperkosa dilakukan serentak.
Dalam keputusannya, hakim mengatakan sepatutnya tertuduh melindungi masyarakat dan bukannya terlibat dalam tindak kejahatan. Saat kejadian, terpidana menjabat sebagai Kepala Polisi Daerah Setiu, Terengganu, sebelum dipindahkan dan bertugas sebagai Wakil Ketua Pasukan Cadangan Persekutuan (FRU) Pulau Pinang. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Bek PSG Achraf Hakimi Segera Diadili dalam Kasus Tuduhan Pemerkosaan
-
Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA
-
Polda Metro Turun Tangan, Kombes Rita Janji Cek Kasus Perkosaan Konten Kreator Cinta Ruhama
-
Kreator Konten Cinta Ruhama Amelz Laporkan Kasus Pemerkosaan, Pelakunya Sahabat Suami
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung
-
Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan
-
Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi
-
Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran
-
Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?
-
Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel
-
Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK
-
4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan
-
Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok
-
Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya