Terdakwa Otto Cornelis Kaligis di KPK [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Di hari Natal ini, terdakwa Otto Cornelis Kaligis kecewa berat dengan jadwal besuk Komisi Pemberantasan Korupsi. Soalnya, keluarga dan kerabatnya tidak dibebaskan berkunjung untuk merayakan misa Natal bersama di rumah tahanan C1 KPK.
Padahal, kata Kaligis, dia sudah melayangkan permohonan agar dibolehkan dibesuk kelurga kepada KPK sejak Kamis (24/12/2015).
"Minta tanda tangan kunjungan keluarga cuma gak dikabulkan, itu kan hak kita hari libur tapi nggak dikasih kemarin," kata Kaligis saat ditemui di gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/12/2015).
Menurut terdakwa kasus suap terhadap panitera dan hakim PTUN Medan, Sumatera Utara, pengaturan jadwal besuk keluarga di libur hari Natal tidak adil sehingga dia tidak bisa merayakan bersama keluarga.
Menurut pengamatan, siang ini, Kaligis mengikuti misa Natal di ruang konferensi pers gedung KPK. Misa dipimpin Pendeta Freddy Tobing dari Yayasan Alika.
"Nggak jadi masalah karena saya merasa diri saya tidak bermasalah, masa saya dtuntut 10 tahun padahal, Rio (Patrice Rio Capella) dua tahun, kan katanya bersama-sama, ini sangat tidak adil," kata Kaligis.
Meski kesal dengan aturan KPK, Kaligis tetap memberikan ucapan selamat Natal kepada wartawan yang merayakan.
"Selamat Natal untuk para wartawan kita semua dibesarkan oleh anda," kata dia.
Pengadilan Negeri Tipikor memvonis Kaligis dengan penjara selama lima tahun enam bulan dan denda sebesar Rp300 juta subsider empat bulan kurungan.
Majelis hakim menyatakan Kaligis bersalah bersama anak buahnya, M. Yagari Bhastara, Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, dan istri Gatot: Evy Susanti menyuap hakim dan panitera PTUN Medan.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'