Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengagalkan penyelundupan narkoba jenis ganja sebanyak 1,5 ton. Rencananya ganja ini dikirim ke Australia dan Bali.
Direktur Tindak Pidana Narkoba, Brigadir Jendral Pol Anjan Pramuka Putra menjelaskan pihaknya mengungkap kasus ini 16 Desember 2015. Pelaku ditangkap di kawasan "rest area" Tol Tanggerang-Merak KM 68.
"Ganja ini dibawa menggunakan truk besar yang berwarna merah. Modus pelaku menyimpan ganja dengan menggabungkan bersama bahan sembako," kata Anjan di BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (28/12/2015).
Satu orang sopir truk yang menjadi tersangka ini berinisial YS. Dia juga sebagai yang bertanggungjawab untuk membawa serta menyimpan barang bukti ganja ini rencana ke wilayah jawa barat tepatnya di Bogor.
"Sebelum dikirim ke Australia, ganja ini akan disimpan pelaku terlebih dahulu di gudang," kata Anjan
Ganja ini berasal dari Aceh, dibawa menggunakan jalur darat ke Medan. Dari situ, kemudian dibawa lagi menggunakan kendaraan dan disebrangkan ke Jakarta.
"Kami sudah memantau perbuatan pelaku. Sehingga saat hendak dibawa ke Jakarta dari Tanggerang. Kami gagalkan tangkap," kata Anjan.
Anjan juga akan mengembangkan kasus ini serta masih memburu jaringan pelaku lain yang berada di Kota Aceh. Total keuntungan ganja sebeser 1,5 ton sebesar Rp6 miliar.
"Kami juga berhasil menyelamatkan generasi muda sebanyak 40 ribu jiwa," kata Anjan.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya YS dijerat dengan pasal Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (2) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman penjara seumur hidup dan denda Rp 8 miliar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas