Suara.com - Otoritas Belgia memastikan membatalkan rencana festival menyambut perayaan tahun baru 2016. Pembatalan dilakukan menyusul penangkapan 2 terduga pelaku bom bunuh diri di Ankara, Turki di hari yang sama.
Kepolisian Ankara sebelumnya menangkap 2 anggota ISIS yang dicurigai akan melakukan teror bom bunuh diri di jantung kota saat perayaan Tahun Baru.
"Mereka berhasil ditangkap sebelum melakukan aksinya," kata Kepala Kejaksaan Ankara seperti dilansir laman The Guardian.
Keduanya dibekuk dalam razia petugas yang dilakukan di wilayah kumuh Mamak. Dari lokasi penangkapan, polisi berhasil mengamankan rompi berisi bom, bahan baku pembuat bom serta bom lainnya di dalam ransel.
Dua terduga anggota ISIS tersebut berinisial MC dan AY. Menurut petugas kepolisian Ankara yang enggan disebutkan namanya, keduanya berencana meledakkan diri di sebuah pusat perbelanjaan ramai pengunjung di distrik Kizilay.
"Mereka diduga terkait dengan ISIS,"katanya.
Diberitakan sebelumnya, kepolisian Belgia menahan dua orang tersangka yang diduga bakal melakukan serangkaian aksi teror di Brussel saat perayaan Tahun Baru, Selasa (28/12/2015) waktu setempat.
Kedua orang tersangka yang belum diungkapkan identitasnya ini merencanakan akan menyerang sejumlah tempat-tempat simbolis di Brussel.
Salah seorang tersangka yang ditahan diduga sebagai pemimpin dari kelompok teroris dan juga merekrut orang-orang untuk bergabung dan melakukan aksi teror.
Sementara itu seorang tersangka lainnya dikenakan tuduhan terlibat dalam perencanaan aksi teror dan berpartisipasi dalam kegiatan kelompok teroris tersebut. (The Guardian)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU