Suara.com - Ribuan warga pendatang di Sungai Tebal Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Jumat (1/1/2016) memblokade jalan menuju Jangkat untuk menuntut kepastian kependudukan dari Pemkab setempat.
"Warga memblokade jalan sejak Jumat pagi, mereka ingin Pemkab memberikan KTP dan KK untuk mereka yang tercatat sebagai warga Kabupaten Merangin," kata Warga Merangin, Ivan.
Menurut Ivan, Pemkab Merangin sudah pernah berjanji akan mengeluarkan KTP dan KK untuk mereka, namun tak kunjung terealisasi.
"Merasa tidak ada realisasi pengeluaran KTP dan KK itu, maka terjadilah pemblokadean jalan. Ratusan aparat keamanan pun terlihat turun ke lokasi. Warga memblokade dengan melintangkan kayu dan besi serta batu-batu," kata Ivan.
Namun, Jumat siang, jalan yang diblokade warga akhirnya dibuka setelah Bupati Merangin, Kapolres dan Dandim menenangkan ribuan pengunjuk rasa di daerah itu.
"Kita akan cari solusi bagi warga yang tidak mempunyai KTP, namun kita tetap mengacu pada aturan yang berlaku," kata Bupati Merangin, Al Haris.
Pemerintah Kabupaten Merangin akan mengakomodasi tuntutan warga Sungai Tebal. Pemkab Merangin menyatakan akan menanggapi permintaan warga dengan syarat dan ketentuan.
"Warga Sungai Tebal akan kita data. Nanti mana warga yang memenuhi syarat kita berikan KTP dan KK-nya sebagai warga Merangin," jelas Haris.
Sementara warga eksodus yang umumnya berasal dari Provinsi Sumsel itu menyatakan bersedia mengikuti proses yang disarankan Pemkab Merangin. Namun mereka mengancam akan kembali memblokade jalan jika tuntutan mereka tidak teralisasi.
Sementara itu, Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga mengatakan, pemblokadean jalan yang dilakukan warga Sungai Tebal hanyalah mis-komunikasi.
"Ini hanya mis-komunikasi dan sudah bisa diselesaikan dengan baik-baik dan dibicarakan lebih lanjut," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Dokumen Kependudukan Warga Terdampak Bencana Sumatra Gratis, Mensesneg Pastikan Tak Ada Biaya
-
Tolak Hasil Kemenangan Partai Georgian Dream di Pemilu, Massa Oposisi Kaukasus Blokir Jalan Utama
-
Kesulitan Akses Jalan, Warga Ponorogo Ini Bangun Tembok Sampai Halangi 13 Keluarga
-
Duduk Perkara Warga di Ponorogo Bangun Tembok sampai 13 KK Sulit Akses Jalan
-
5 Fakta Wanita Diduga Dilecehkan Oknum Perangkat Desa saat Urus Dokumen Kependudukan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser