Suara.com - Ketua Mahkamah Partai Golkar Muladi mengatakan akan menggelar pertemuan dengan para pimpinan Mahkamah Partai untuk menyelesaikan kisruh kepengurusan Partai Golkar pascapembatalan surat keputusan pengesahan kepengurusan hasil Munas Partai Golkar di Ancol pimpinan Agung Laksono.
"Dengan demikian saya merencanakan besok sore kita (MPG) akan rapat dengan empat MPG lainnya untuk membahas rekomendasi untuk dilakukan munas, kita rumuskan rekomendasi, kemungkinan siapa yang melaksanakan dan bertanggungjawab," kata Muladi setelah menerima rekomendasi Generasi Muda Partai Golkar yang meminta agar segera menyelenggarakan Musyawarah Nasional di Resto Meradelima, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2016).
Muladi menilai kemelut kepengurusan Partai Golkar sekarang sudah mencapai puncaknya. Menurutnya, perpecahan di internal partai mendesak untuk diselesaikan.
"Kerusakan Golkar parah, kultural politik parah, kekalahan dan curiga mencurigai, perpecahan di fraksi, rekonsiliasi susah, betul-betul harus dapat perhatian, karena Golkar bukan milik perorangan. Golkar milik masyarakat," kata Muladi.
Selain itu, dia juga menilai penyelesaian konflik tidak bisa lewat di ranah hukum. Pasalnya, penegakan hukum masih semrawut sehingga tidak sepenuhnya menyelesaikan masalah.
"Hukum di Indonesia tidak menyelesaikan masalah, karena fungsi hukum, kepastian hukum, tapi keadilan dan kemanfaatan secara keseluruhan, tapi itu tidak tercapai, gejolak tidak terjadi, ini kewenangan semu, diselesaikan yang lain, munas atau lainnya," kata Muladi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus
-
Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000
-
Pilihan Smartwatch dengan GPS Akurat, Cocok untuk Hiking hingga City Walk
-
Anak Buah Prabowo Bicara Isu Pergantian Kapolri: Jabatan di Dunia Pasti Diganti, Tinggal Waktunya