Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan kunjungan ke instansi penegakkan hukum setelah sebelumnya "sowan" ke Mabes Polri dan Kejaksaan Agung. Kali ini, Lima Pimpinan baru KPK yang digawangi Agus Rahardjo mendatangi Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (6/1/2016).
Ketua KPK Agus Rahardjo tiba di gedung MK sekitar pukul 8.30 WIB. Kelima pimpinan KPK langsung disambut Ketua MK Arief Hidayat dan jajarannya.
Dalam pertemuan tersebut, Agus berharap Ketua MK Arief Hidayat dan jajarannya bisa menjalin sinergitas antar lembaga penegak hukum.
"Kami terima kasih sebesar-besarnya atas penerimaan bapak - bapak. Memang di awal kami ingin kerja sama untuk sinergi melakukan pencegahan, penindakan agar lebih baik," kata Agus.
Agus kemudian memperkenalkan pimpinan lainnya, yakni Saut Situmorang, Laode Muhammad Syarief, Basaria Panjaitan, dan Alexander Maruwata kepada jajaran pimpinan MK.
Pada kesempatan yang sama, Ketua MK Arief Hidayat menyambut baik kunjungan kelima pimpinan lembaga antirasuah tersebut.
Suara.com - "Dalam rangka pererat dalam kaitan kita sama-sama penegak hukum. Selamat datang di mahkamah konstitusi," kata Arief.
Berita Terkait
-
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara